Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau sejumlah infrastruktur terdampak di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Minta Penanganan Gempa Tak Terhambat Birokrasi

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menekankan pentingnya penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan menjangkau seluruh masyarakat terdampak gempa. 

Hal tersebut disampaikan Wapres kepada jajaran perwakilan pemerintah pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) saat meninjau sejumlah infrastruktur terdampak di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.

“Dalam penanganan darurat, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak harus menjadi prioritas utama. Tidak boleh ada satu pun warga yang tidak tersentuh bantuan, termasuk mereka yang berada di wilayah sulit diakses seperti permukiman pegunungan,” tegas Wapres.


Untuk memastikan penanganan berjalan efektif hingga ke lapangan, Wapres meminta seluruh jajaran terkait tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung memastikan setiap arahan terlaksana dan berbagai kendala segera ditindaklanjuti.

“Saya meminta seluruh kepala daerah dan Forkopimda turun langsung ke lapangan, memastikan setiap instruksi benar-benar terlaksana tanpa sekat birokrasi. Setiap kendala harus segera diidentifikasi dan diselesaikan, dengan penanggung jawab dan target waktu yang jelas. Seluruh persoalan dan kendala yang ditemukan di lapangan akan saya laporkan kepada Bapak Presiden,” jelas Gibran.

Di tengah upaya penanganan tersebut, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bergerak turun ke lapangan membantu masyarakat sejak awal kejadian. 

Menurutnya, respons dan kerja bersama seluruh unsur di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pendampingan yang dibutuhkan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang sejak hari pertama kejadian telah turun ke lapangan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam peninjauan ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Suharyanto, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Pangdam IX/Udayana Piek Budyakto, Kapolda NTT Rudi Darmoko, dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya