Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi posko pengungsian. (Foto: Setwapres)

Nusantara

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, sebagai lokasi pertama peninjauan penanganan bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah proses penanganan pascabencana yang melanda wilayah sekitar. 

Kehadiran Wapres sekaligus menegaskan bahwa menjamin keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab negara, termasuk memastikan kebutuhan warga terdampak tetap menjadi prioritas dalam proses penanganan dan pemulihan.


Dalam kunjungannya ke SD Inpres LXXVI Wairklau yang saat ini difungsikan juga sebagai posko pengungsian, Gibran melihat kondisi sekolah dan berbincang dengan pihak terkait serta masyarakat yang berada di lokasi. 

Wapres juga menanyakan kepada para pengungsi apakah anak-anak telah memperoleh makanan yang cukup serta memastikan kondisi mereka dalam keadaan aman dan tidak mengalami luka.

“Anaknya sudah makan?” tanya Wapres.

“Anaknya enggak ada luka atau apa, kan? Luka enggak? Aman, ya?” lanjutnya memastikan.

Gibran juga menyerahkan sejumlah peralatan bayi kepada salah seorang ibu yang berada di lokasi.

“Bu, ini peralatan bayi, ya,” ujar Wapres.

“Makasih, Pak,” jawab ibu tersebut.

Melalui peninjauan ini, Wapres ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan tetap hadir di tengah situasi darurat. 

Pemulihan pascabencana diharapkan tidak hanya mengembalikan kondisi fisik fasilitas pendidikan, tetapi juga memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan memperoleh dukungan yang mereka butuhkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya