Berita

Gedung KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Panggil ASN Bea Cukai dan Pegawai Blueray Cargo

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil aparatur sipil negara (ASN) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan serta pegawai Blueray Cargo sebagai saksi dalam pengembangan perkara dugaan suap di lingkungan DJBC.

Jurubicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik memanggil dua saksi pada Kamis 20 Agustus 2026. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Budi kepada wartawan, Kamis siang 20 Agustus 2026.


Kedua saksi tersebut yakni Umay Khayam, ASN DJBC yang pernah menjabat Kepala Seksi Penindakan Cukai Direktorat P2 periode Januari 2024 hingga Maret 2026, serta Yohanes Setiawan selaku pegawai Blueray Cargo.

Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan DJBC. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru.

Dari dua sprindik tersebut, satu perkara telah disertai penetapan tersangka. Sementara satu sprindik lainnya masih dalam tahap penyidikan umum untuk mendalami pihak-pihak lain yang diduga menerima aliran dana suap.

Taufik juga sebelumnya membenarkan pengakuan bos Blueray Cargo, John Field, yang menyebut dirinya telah diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Gatot Heroe Hernanda selaku Kepala Bea Cukai Kediri.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya