Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Menguat Terangkat Saham Kesehatan

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 08:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali menguat setelah penurunan imbal hasil obligasi AS memberi ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset berisiko. Lonjakan saham Moderna juga menjadi katalis utama, terutama bagi sektor kesehatan.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026, indeks Dow Jones naik 0,22 persen menjadi 53.463,05, S&P 500 menguat 0,21 persen ke 7.707,98, sementara Nasdaq bertambah 0,16 persen menjadi 26.331,09.

Saham Moderna menjadi sorotan setelah melonjak hampir 177 persen. Kenaikan tersebut terjadi setelah vaksin kanker melanoma yang dikembangkan bersama Merck mencapai target dalam uji klinis tahap akhir. Saham Merck ikut melesat 12,6 persen.


Kabar tersebut mengangkat saham bioteknologi lainnya. Novavax naik 10,8 persen, sementara BioNTech melonjak 22 persen. Sektor kesehatan S&P 500 pun melesat 3,5 persen dan mencetak rekor tertinggi.

Di sektor lain, Target naik 4,3 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan tahunan, Lowe's menguat 2 persen, dan Estée Lauder melonjak 16,3 persen setelah memperkirakan laba tahunan di atas ekspektasi pasar.

Sebaliknya, sektor industri turun 0,9 persen dan teknologi informasi melemah 0,7 persen akibat tekanan pada saham chip. Indeks semikonduktor Philadelphia turun 2 persen, meski saham Marvell Technologies justru melonjak 9,9 persen setelah mengumumkan kerja sama pengembangan chip dengan Google.

Penguatan Wall Street juga didukung turunnya imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan 30 tahun. Namun, investor tetap berhati-hati karena risalah rapat Federal Reserve menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi masih tinggi dan kemungkinan kenaikan suku bunga belum sepenuhnya hilang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya