Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York bergerak terbatas terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Selasa 18 Agustus 2026 waktu setempat, di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap sikap dovish Federal Reserve (The Fed). 

Sejumlah data ekonomi AS, termasuk penurunan lapangan kerja yang tidak terduga pada Juli dan inflasi yang relatif rendah, mendorong investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pasar kini memperkirakan peluang hampir 70 persen bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.

Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kinerja Dolar AS terhadap enam mata uang utama menguat 0,09 persen menjadi 99,63.


Euro terakhir menguat tipis 0,03 persen menjadi 1,15760 Dolar AS, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dua bulan di 1,161 Dolar AS. 

Poundsterling melemah 0,04 persen ke 1,35356 Dolar AS, sementara Dolar AS menguat 0,17 persen terhadap Franc Swiss menjadi 0,81230 Franc.

Analis menilai pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang terkendali membuat kenaikan suku bunga pada September sangat kecil kemungkinannya. Kondisi tersebut berpotensi membatasi penguatan Dolar AS dalam jangka pendek.

Pergerakan Dolar AS juga dipengaruhi perkembangan di pasar global. Yen Jepang melemah 0,08 persen menjadi 159,605 per Dolar AS, sementara kekhawatiran inflasi akibat ketegangan AS-Iran dan kenaikan harga energi turut mendorong imbal hasil obligasi AS. Imbal hasil US Treasury 30 tahun bahkan mencapai level tertinggi sejak 2007.

Dolar Australia melemah 0,26 persen menjadi 0,70860 Dolar AS. 

Di pasar offshore, Dolar AS juga menguat 0,07 persen terhadap Yuan menjadi 6,747 Yuan per Dolar AS.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya