Berita

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurlan bantuan kemanusiaan berjumlah lebih dari 50 ton bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Trenggono Gandeng Gubernur Sultra Kirim Bantuan Via Laut ke Warga NTT

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan kemanusiaan berjumlah lebih dari 50 ton kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. 

Bantuan tersebut berupa bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang diangkut melalui jalur laut dari wilayah Konawe.

“Secara geografis, pengiriman melalui jalur laut dari Sultra menuju NTT relatif memungkinkan. Namun kondisi cuaca membuat perjalanan kapal membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Konawe pada Senin, 17 Agustus 2026.


Lanjut Trenggono, bantuan yang disiapkan mencapai lebih dari 50 ton, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. 

Untuk tahap awal, satu kapal disiapkan guna mengangkut bantuan, sementara sembilan kapal lainnya tetap disiagakan untuk mendukung distribusi apabila diperlukan.

Trenggono menjelaskan bila pola pengiriman ini merujuk pada pengalaman KKP saat menyalurkan bantuan ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR) menyatakan Pemprov Sultra turut mendukung penuh upaya penyaluran bantuan tersebut.

“Kita berharap dalam waktu dua hingga tiga hari bantuan ini sudah dapat sampai di NTT dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” kata ASR.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya