Berita

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel Tampubolon (ketiga dari kiri) pada Minggu, (16/8) meninjau langsung GI Rangko pascagempa yang melanda Flores, NTT.(Foto: PT PLN)

Bisnis

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 16:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di NTT pascagempa. Sebanyak 11 gardu induk yang sempat padam kini seluruhnya telah kembali menyala.

Dari 59 penyulang, 58 di antaranya atau 98,3 persen sudah kembali beroperasi. Sementara itu, sekitar 88 persen pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Analis Kebijakan Publik dan Sosial Nasional, Nasky Putra Tandjung menyampaikan apresiasi atas langkah cepat, kerja nyata, kesiapsiagaan, serta dedikasi jajaran PT PLN dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pascagempa NTT.


Respons cepat PLN dalam mengamankan infrastruktur kelistrikan dan memulihkan pasokan secara bertahap, kata Nasky, merupakan langkah strategis dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan di tengah situasi kedaruratan bencana. 

“Pemulihan kelistrikan bukan hanya persoalan teknis, tetapi menyangkut keberlangsungan pelayanan publik, aktivitas ekonomi, komunikasi, fasilitas kesehatan, pemerintahan, keamanan, dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Nasky dalam keterangannya, Senin 17 Agustus 2026.

Dari perspektif kebijakan publik, Nasky menilai bahwa kecepatan mobilisasi personel, peralatan, dan sumber daya PLN mencerminkan tata kelola pelayanan publik yang responsif, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Respons cepat PLN merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dasar, khususnya ketika menghadapi situasi bencana," kata Nasky.

Ia juga mengapresiasi langkah Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Menurutnya, kepemimpinan yang hadir langsung dalam situasi krisis dapat memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, sekaligus memastikan seluruh jajaran bekerja dengan orientasi yang sama, yakni keselamatan dan kepentingan masyarakat.

“Apa yang dilakukan PLN di Flores, NTT menunjukkan pentingnya kepemimpinan yang responsif dan hadir di tengah masyarakat,” kata Nasky.

Nasky juga memberikan apresiasi terhadap sinergi PLN bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri dalam mendukung proses pemulihan. Kolaborasi lintas institusi tersebut, menurutnya, merupakan bagian penting dari tata kelola penanganan bencana yang efektif. 

“Percepatan harus berjalan beriringan dengan kehati-hatian, ketahanan jaringan, transparansi informasi, dan kualitas pelayanan,” pungkas Nasky.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya