Berita

Ilustrasi (Foto: Pertamina)

Bisnis

PHE Bentuk Taskforce Perjelas Langkah Indonesia Jadi Pionir Energing Natural Hydrogen

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 11:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi membentuk Natural Hydrogen Taskforce melalui Focus Group Discussion di Yogyakarta. 

Langkah ini bertujuan mempercepat pembentukan ekosistem hidrogen alami (natural hydrogen) sebagai sumber energi masa depan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Selama dua tahun terakhir, PHE bersama Kementerian ESDM, Lemigas, dan akademisi telah melakukan studi regional untuk memetakan potensi natural hydrogen di Indonesia, salah satunya di wilayah Ampana, Sulawesi Tengah.


Direktur Eksplorasi PHE, Asep Samsul Arifin, menjelaskan bahwa indikasi fenomena geologi keluarnya gas alami akan ditindaklanjuti dengan eksplorasi terstruktur. Selain penguatan pembuktian ilmiah (scientific evidence), percepatan ini membutuhkan kerangka regulasi dan perizinan yang jelas dari pemerintah.

“Dari scientific evidence, langkah berikutnya adalah eksplorasi, produksi, lalu masuk ke pasar. Untuk itu, dibutuhkan kerangka regulasi dan perizinan yang jelas karena sumber daya ini kekayaan negara,” ujar Asep, dikutip redaksi dari laman resmi PERTAMINA, Senin 17 Agustus 2026.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, menyoroti potensi besar Indonesia di tengah perkembangan natural hydrogen dunia yang mayoritas masih dalam tahap riset. Menurutnya, situasi ini memberi kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pionir global.

“Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk menjadi bagian dari perkembangan awal natural hydrogen secara global. Dengan potensi sumber daya dan perkembangan ilmu pengetahuan, kita berkesempatan membangun kapasitas nasional sejak sekarang,” kata Stella.

Komisaris PHE, Nanang Untung, menambahkan bahwa natural hydrogen memiliki karakteristik teknis dan kapabilitas inti yang mirip dengan industri migas, seperti evaluasi subsurface, pemetaan geologi, pengeboran, hingga produksi. Hal ini menjadikan pengalaman hulu migas sangat relevan.

Melihat keunggulan teknis dan ekosistem Pertamina yang solid, PHE menyatakan kesiapannya mengambil peran utama sebagai National Lead Operator.

“Indonesia membutuhkan lead operator dengan kemampuan teknis sekaligus ekosistem yang kuat. Dengan pengalaman PHE di hulu migas dan dukungan Pertamina, PHE memiliki kapabilitas sangat relevan untuk peran tersebut,” tegas Nanang.

Melalui Taskforce ini, PHE akan memimpin kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan riset, pemetaan potensi, penyusunan regulasi, hingga persiapan eksplorasi dan komersialisasi hidrogen alami di Indonesia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya