Berita

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Motor Listrik Nasional Kamis (13/8/2026) (Sumber: Instagram/presidenrepublikindonesia)

Otomotif

Estimasi Harga Motor Listrik Nasional yang Diluncurkan Prabowo

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 19:35 WIB | OLEH: TIFANI

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) pada Kamis (13/8/2026). Peluncuran tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional yang diharapkan semakin terjangkau dan berkualitas.

Melansir laman resmi Presiden RI, kehadiran MoLiNas mempertegas arah transformasi industri nasional. Indonesia didorong untuk mampu menguasai teknologi, membangun industri sendiri, serta menghasilkan produk bernilai tinggi dengan memanfaatkan kekuatan dalam negeri.

MoLiNas juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi. Penggunaan motor listrik dinilai dapat membantu mengurangi kebutuhan terhadap BBM konvensional, sekaligus mendukung hilirisasi dan memperkuat industri nasional.


Dalam peluncuran tersebut, Presiden Prabowo menandatangani plakat produksi ALVA sebanyak 20 ribu unit. MoLiNas menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong kemandirian energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap BBM impor.

Harga Motor Listrik Nasional

Hingga saat ini, pemerintah maupun PT ALVA belum merilis harga resmi Motor Listrik Nasional secara On The Road (OTR). Oleh karena itu, belum ada angka pasti yang dapat menjadi patokan harga MoLiNas di pasaran.

Namun, jika mengacu pada estimasi rentang harga motor listrik yang beredar di Indonesia, harga kendaraan listrik roda dua dapat dibagi ke dalam beberapa kategori. Motor listrik untuk penggunaan harian dengan jarak tempuh sekitar 40-60 kilometer dan daya 800W-1.500W umumnya berada pada kisaran Rp8 juta hingga Rp15 juta.

Sementara itu, motor listrik dengan kecepatan lebih tinggi serta kapasitas dan daya baterai yang lebih besar berada pada kisaran Rp15 juta hingga Rp30 juta. Adapun motor listrik kelas premium umumnya memiliki harga di atas Rp30 juta. 

Kendaraan pada kategori ini biasanya menawarkan performa lebih tinggi, fitur konektivitas pintar seperti aplikasi dan GPS, desain maxi scooter, serta masa garansi baterai yang lebih panjang. Dengan demikian, estimasi harga MoLiNas belum dapat dipastikan sebelum pemerintah dan PT ALVA mengumumkan harga jual resminya. 

Rentang harga motor listrik di pasaran tersebut hanya dapat digunakan sebagai gambaran awal.

Ekosistem Motor Listrik Nasional

Pengembangan MoLiNas tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga mencakup pembangunan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Ekosistem tersebut meliputi pengembangan industri dan manufaktur, penyediaan komponen serta baterai, pembangunan infrastruktur pengisian daya dan penggantian baterai, pembiayaan, distribusi, hingga layanan purnajual.

Pemerintah juga menargetkan penguatan penyerapan pasar agar penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri semakin luas. Dalam program tersebut, PT Len Industri ditunjuk sebagai integrator utama. 

Perusahaan tersebut bertugas mengorkestrasi kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem motor listrik nasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya