Berita

Dewan Penasihat Menteri Desa PDT, Juanda (kiri) dan Sekjen Kemendes PDT, Taufik Madjid (kanan) di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Hukum

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 20:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melaporkan kasus dugaan informasi palsu atau hoaks yang dialaminya ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.

Lalu, Yandri melalui Dewan Penasihat Menteri Desa PDT, Juanda menanyakan tindak lanjut dari laporan tersebut ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Agustus 2026.

"Kami datang ke sini dalam rangka untuk menanyakan soal tindak lanjut laporan atau pengaduan atas nama Pak Yandri Susanto secara pribadi, dan sekarang beliau adalah menjabat sebagai Menteri Desa dan PDT," kata Juanda.


Adapun laporan yang dilayangkan Yandri menyangkut beredarnya video hoaks terkait pernyataan warung-warung di desa bakal ditutup karena adanya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

Juanda pun berharap laporannya ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri.

"Alhamdulillah sedang diproses oleh Siber Crime di Mabes Polri ini, dan tentu kita harus bersabar ya untuk melihat ke depan, dan silahkan lah pihak penyidik Mabes Polri ini bekerja dengan profesional, dengan baik, sesuai dengan mekanisme peraturan perundang -undangan yang berlaku. Saya kira itu kedatangan kami ke sini," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemendes PDT, Taufik Madjid, menegaskan jika Yandri tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.

"Tidak benar sama sekali. Konten ini menggunakan, dibantu dengan AI. Jadi seolah-olah suara yang keluar di konten itu adalah suaranya Pak Yandri. Padahal tidak sama sekali Pak Yandri mengeluarkan statement seperti itu," pungkas Taufik.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya