Berita

Courier Operation Vice President Pos Indonesia Fernanda W. Rahmanto (Foto: Bakom RI)

Bisnis

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penggunaan motor listrik mulai memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional PT Pos Indonesia. 

Courier Operation Vice President Pos Indonesia Fernanda W. Rahmanto mengatakan, penggunaan motor listrik membuat biaya operasional kendaraan per kurir turun sekitar 67 persen setiap bulan.

Menurutnya, Pos Indonesia mulai melakukan peralihan dari kendaraan berbahan bakar bensin ke motor listrik sejak 2023. 


Sejak saat itu, biaya operasional kendaraan per kurir yang sebelumnya mencapai Rp750 ribu per bulan turun menjadi sekitar Rp250 ribu.

"Kalau dari sisi kelebihannya memang lebih hemat. Kalau kami menggunakan bahan fosil, itu kalau dirupiahkan dalam satu bulan kami menghabiskan sekitar Rp750 ribu per bulan. Tetapi dengan kendaraan listrik, satu kurir satu bulan itu hanya habis sekitar Rp250 ribu rupiah," kata Fernanda usai menghadiri peluncuran motor listrik nasional yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis, 13 Agustus 2026.

Efisiensi tersebut, lanjut Fernanda, menjadi salah satu manfaat utama yang dirasakan Pos Indonesia dalam mendukung kegiatan operasional kurir sekaligus menjaga kelancaran proses logistik.

Dengan penghematan biaya yang cukup besar, Pos Indonesia berharap pemanfaatan motor listrik dapat terus diperluas. Hal itu seiring dengan penguatan ekosistem kendaraan listrik yang tidak hanya menyasar wilayah perkotaan.

"Ke depan, kami berharap ekosistem motor listrik di Indonesia bisa cepat untuk diimplementasikan di semua daerah. Tidak hanya di kota-kota besar, tapi untuk tier 2, tier 3 juga terbangun juga ekosistem itu," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya