Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Menteri LH/Kepala BPLH Mohammad Jumhur Hidayat. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop-KLH Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) guna memperluas keterlibatan koperasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, ekonomi sirkular, hingga perdagangan karbon nasional.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Menteri LH/Kepala BPLH Mohammad Jumhur Hidayat di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

"Koperasi memerlukan dukungan literasi serta pengetahuan pengelolaan berkelanjutan sesuai norma-norma lingkungan hidup. Di sisi lain, koperasi juga siap menjadi instrumen utama dalam menyukseskan program-program Kementerian Lingkungan Hidup," ujar Ferry usai penandatanganan kerja sama.


Dia menjelaskan, keterlibatan koperasi akan mencakup lini bisnis pengolahan limbah dan sampah seperti minyak jelantah yang dapat dikelola secara modern maupun berbasis prinsip ekonomi sirkular. Koperasi dinilai tidak hanya mampu menjaga kelestarian lingkungan, namun juga memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi anggotanya.

Selain itu, Kemenkop mendorong keterlibatan gerakan koperasi dalam perdagangan karbon (carbon trading). Hal ini sejalan dengan langkah Kemenkop yang baru-baru ini meresmikan pabrik kelapa sawit (CPO) milik koperasi di Musi Banyuasin.

Perdagangan karbon harus memberikan manfaat yang inklusif dan tidak hanya dinikmati oleh korporasi, tetapi juga masyarakat akar rumput, indigenous people, dan masyarakat adat yang selama ini turut menjaga kelestarian lingkungan. 
Karena itu, kelompok-kelompok masyarakat tersebut perlu diorganisasikan melalui koperasi agar memiliki wadah bersama yang kuat, serta dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dan berkelanjutan dari perdagangan karbon.

"Kami mendorong agar koperasi terlibat dalam proses perdagangan karbon. Ini akan menjadi peluang dan lapangan usaha baru yang sangat potensial bagi kegiatan koperasi di Indonesia," kata Menkop menambahkan.

Sementara itu, Menteri LH/Kepala BPLH Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari eksekusi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam kegiatan ekonomi strategis merupakan bentuk ‘revolusi kerakyatan’ yang nyata.

"Ini adalah pembalikan arah bangunan masyarakat menuju cita-cita konstitusional, revolusi tidak harus dikobarkan dari luar, melainkan dilakukan oleh siapa saja yang bercita-cita mentransformasi masyarakat. Dan pengawal utama gagasan besar Presiden dalam urusan ini adalah Menteri Koperasi," tegas Jumhur.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya