Berita

Aksi damai mahasiswa di kawasan pertigaan Gejayan, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Turun Jalan di Gejayan, Mahasiswa Soroti Kajian AMDAL Pabrik Semen Pracimantoro

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi damai di kawasan pertigaan Gejayan, Yogyakarta.

Aksi tersebut menyoroti rencana pembangunan pabrik semen di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Salah satu isu yang menjadi sorotan peserta aksi adalah dugaan keterlibatan sejumlah akademisi dalam proses penyusunan atau perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek tersebut. 


Massa aksi meminta proses AMDAL dilakukan secara transparan, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun hukum.

“Proses kajian lingkungan harus dilakukan secara objektif dan tidak boleh dipengaruhi kepentingan tertentu,” ujar Rohman, salah satu mahasiswa UGM yang ikut turun jalan, Kamis 13 Agustus 2026.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dugaan keterlibatan oknum akademisi yang dinilai memberi legitimasi ilmiah dan memanipulasi dokumen AMDAL demi memuluskan proyek industri ekstraktif.

?"Kami mengecam keras oknum akademisi yang mengorbankan integritas ilmiah demi memberikan legitimasi palsu bagi ruang hidup rakyat," kata Rohman.

?Massa aksi menilai rencana pembangunan pabrik semen di Pracimantoro berpotensi merusak ekosistem kawasan bentang alam serta mengancam ruang hidup dan mata pencaharian warga lokal.

?Oleh karena itu, mereka mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk transparan membuka seluruh dokumen perizinan lingkungan kepada publik.

"Tolak semua AMDAL bermasalah di sektor pertambangan dan industri," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya