Akademisi dan pengamat sosial politik Ubedilah Badrun dalam Pelatihan Jurnalistik Tematik Dewan Pers bertajuk “Bukan Londo Ireng: Jurnalisme Kritis vs Stigmatisasi Anti Kritik”. (Foto: RMOL)
Akademisi dan pengamat sosial politik Ubedilah Badrun dalam Pelatihan Jurnalistik Tematik Dewan Pers bertajuk “Bukan Londo Ireng: Jurnalisme Kritis vs Stigmatisasi Anti Kritik”. (Foto: RMOL)
Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab besar memastikan informasi yang diterima masyarakat telah melalui proses verifikasi dan penyaringan yang ketat.
Ubedilah menyampaikan hal itu saat membahas karakter jurnalisme kritis dalam Pelatihan Jurnalistik Tematik Dewan Pers bertajuk “Bukan Londo Ireng: Jurnalisme Kritis vs Stigmatisasi Anti Kritik”
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40
UPDATE
Rabu, 02 September 2026 | 22:09
Rabu, 02 September 2026 | 21:49
Rabu, 02 September 2026 | 21:21
Rabu, 02 September 2026 | 21:04
Rabu, 02 September 2026 | 20:45
Rabu, 02 September 2026 | 20:22
Rabu, 02 September 2026 | 19:46
Rabu, 02 September 2026 | 19:30
Rabu, 02 September 2026 | 19:23
Rabu, 02 September 2026 | 19:17