Berita

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi III DPR Targetkan Pleno Hakim Agung dan Ad Hoc Rampung Hari Ini

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 15:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR akan menggelar rapat pleno penetapan calon hakim agung dan ad hoc yang ditargetkan pada hari ini. Hal itu dilaksanakan usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test. 

“Hari ini akan pleno untuk ambil keputusan dari 11 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc gitu. Akan diambil keputusan apakah menyetujui, apakah tidak. Ya, jadi mudah-mudahan tuntas hari ini dan selesailah tugas kami,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pleno para calon hakim agung dan hakim ad hoc merupakan pengambilan keputusan tingkat I. Selanjutnya, akan menyesuaikan mekanisme yang berlaku di DPR untuk kemudian dibawa ke rapat paripurna. 


“Apakah nanti di tempat yang terdekat, jadi paripurna terdekat atau paripurna berikutnya, gitu ya. Itu kita serahkan ke pimpinan (DPR) lah. Tapi kami ingin menuntaskan hari ini selesai,” ucap Legislator Demokrat ini.

Ditanya lebih jauh mengenai adanya kritik dari masyarakat sipil perihal proses uji kepatutan para calon hakim agung dan hakim ad hoc, Hinca mengatakan bahwa Komisi III DPR mempunyai hak untuk menerima atau menolak peserta yang mengikuti uji kelayakan tersebut. 

“Karena opsinya itu ada tiga putusannya. Bisa diterima semua, bisa ditolak semua, bisa sebagian. Pernahkah Komisi III melakukan itu? Pernah. Pernah nolak semua, pernah nerima semua, pernah juga sebagian,” tuturnya.

Terlebih, lanjut Hinca, Komisi III DPR menerima 14 calon hakim agung dan ad hoc dari Komisi Yudisial (KY) selaku panitia seleksi (Pansel) untuk diuji kelayakan dan kepatutan. 

“Nah, jadi kalau tadi kritik masyarakat sipil arahkan ke KY, karena ke kita tinggal 14 kan. Dan itu cuma 11 hakim agung, 3 hakim ad hoc di Mahkamah Agung,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya