Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

ETF Emas Syariah Dinilai Cocok untuk Investor Muda

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Investasi emas melalui Exchange-Traded Fund (ETF) dinilai menawarkan alternatif bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas tanpa harus memiliki dan menyimpan emas secara fisik.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda mengatakan emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Meski harga emas mengalami penurunan, masyarakat masih meyakini harga komoditas tersebut akan kembali meningkat secara tahunan.

"Artinya, emas yang dimiliki tidak turun nilainya secara permanen. Mereka masih menganggap, akan ada kenaikan harga emas pada satu titik tertentu," kata Huda kepada RMOL, Kamis, 13 Agustus 2026. 


Menurutnya, harga emas juga masih lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi. Namun, investasi emas secara fisik memiliki biaya dan risiko yang cukup tinggi, terutama terkait penyimpanan.

Nailul menjelaskan, ETF merupakan salah satu bentuk derivatif dari produk emas. Investasi melalui ETF memberikan keuntungan yang serupa dengan investasi emas, dengan perbedaan pada kepemilikan emas secara fisik.

"Investasi di ETF sama untungnya dengan investasi di emas. Bedanya hanya pada kepemilikan emas secara fisik," ujarnya.

Meski demikian, investor yang selama ini terbiasa berinvestasi melalui emas fisik dinilai masih cenderung memilih instrumen tersebut. Nailul belum melihat adanya kecenderungan kuat dari investor emas fisik untuk beralih ke instrumen emas nonfisik, terlebih produk derivatif.

Sebaliknya, ETF emas dinilai lebih sesuai bagi investor muda yang tidak membutuhkan kepemilikan emas secara fisik dan hanya mengejar selisih harga investasi.

"Ketika dia memiliki ETF emas ini, mereka tidak perlu memikirkan tempat penyimpanan ataupun risikonya. Ini kelebihan yang ditawarkan investasi emas secara digital, termasuk ETF," pungkasnya.

BEI sebelumnya meluncurkan lima ETF syariah berbasis emas pada 10 Agustus 2026. Produk tersebut didukung kepemilikan emas fisik melalui Electronic Gold Receipt (EGR), diperdagangkan seperti saham di bursa, serta mengacu pada ketentuan syariah berdasarkan fatwa DSN-MUI.

Kelima produk tersebut yakni XSGO dari Syailendra Capital, XGLD dari Indo Premier Investment Management, XDES dari BRI Manajemen Investasi, XTRA dari Trimegah Asset Management, dan XMES dari Mandiri Manajemen Investasi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya