Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Tembus Level Tertinggi Dua Bulan

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan, setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) sesuai perkiraan. 

Kondisi tersebut memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.

Harga emas spot naik 0,9 persen menjadi 4.406,64 Dolar AS per ons. Harga emas juga menembus rata-rata pergerakan 100 hari di 4.387,22 Dolar AS per ons. Pada awal perdagangan, emas sempat menguat lebih dari 1 persen dan mencapai level tertinggi sejak 5 Juni, menurut laporan Reuters di Bengaluru, Rabu, atau Kamis 13 Agustus 2026 WIB. 


Sementara itu, emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ditutup naik 0,6 persen menjadi 4.467,50 Dolar AS per ons.

Kenaikan emas terjadi setelah data menunjukkan inflasi konsumen AS hanya meningkat tipis sepanjang Juli. Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,1 persen pada Juli, sesuai perkiraan, setelah turun 0,4 persen pada Juni. Data tersebut berpotensi mengurangi alasan The Fed untuk menaikkan suku bunga bulan depan.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September kini diperkirakan sekitar 40 persen, turun dari 46 persen sebelum data inflasi dirilis.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50-3,75 persen pada 29 Juli. Namun, tiga dari 12 anggota yang memiliki hak suara menyatakan perbedaan pendapat dan menginginkan kenaikan suku bunga.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan daya tarik emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil. Investor selanjutnya menunggu data Producer Price Index (PPI) AS yang akan dirilis Kamis sebagai petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan The Fed.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran di Yaman melaporkan serangan terpisah terhadap kapal-kapal pada Selasa. Perkembangan tersebut menunjukkan prospek berakhirnya perang Iran semakin suram.

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot melonjak 1,3 persen menjadi 65,49 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 22 Juni. 

Harga platinum naik 0,9 persen menjadi 1.759,50 Dolar AS per ons, sedangkan paladium menguat 0,5 persen menjadi 1.367,23 Dolar AS per ons.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya