Berita

Destry Damayanti (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Destry Damayanti Dinilai Mumpuni jadi Gubernur BI

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 17:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif melalui Surat Presiden (Surpres) disambut baik Anggota Komisi XI DPR RI, Bertu Merlas.

“Keputusan Presiden Prabowo untuk mengusulkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI adalah keputusan yang kami dukung. Dari sisi pengalaman, Destry memiliki rekam jejak yang kuat di sektor ekonomi dan keuangan,” ujar Bertu di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Bertu, rekam jejak Destry berkaitan erat dengan mandat BI. Selain berpengalaman panjang sebagai ekonom dan praktisi keuangan, Destry telah tujuh tahun berada di BI, termasuk dua periode sebagai Deputi Gubernur Senior pada 2019-2024 dan 2024-2029. 


“Dua periode bukan waktu yang sebentar. Ia juga telah melewati berbagai situasi ekonomi, termasuk tekanan besar akibat pandemi Covid-19,” katanya.

Pengalaman itu, kata Bertu, penting karena Gubernur BI harus memahami kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan koordinasi ekonomi nasional secara menyeluruh dan bukan hanya menjaga rupiah serta inflasi, tetapi juga stabilitas sistem keuangan, kelancaran sistem pembayaran, dan respons terhadap dinamika ekonomi global.

Sebelum bergabung dengan BI, karier Destry meliputi Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia (2000-2003), pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011-2015), Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN (2014-2015), hingga Anggota Dewan Komisioner LPS (2015-2019). Ia lulusan Fakultas Ekonomi UI dan meraih gelar Master of Science dari Cornell University, AS.

“Pengalaman lintas sektor seperti ini penting karena kebijakan bank sentral selalu berkaitan dengan kondisi perbankan, pasar keuangan, dunia usaha, dan perekonomian secara keseluruhan. Kami melihat Destry memiliki modal yang cukup untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur BI. Tentu DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan secara objektif, dengan memperhatikan rekam jejak, integritas, visi kebijakan, serta komitmen terhadap independensi BI,” jelas Bertu.

Legislator PKB itu menegaskan tantangan Gubernur BI ke depan tidak ringan, mulai dari volatilitas pasar keuangan, tekanan nilai tukar, dinamika inflasi, hingga perkembangan teknologi pembayaran. 

“Kami berharap Destry, jika disetujui DPR, mampu menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan kebijakan moneter tetap kredibel dan terukur,” katanya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya