Berita

Peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) emas pada Senin 10 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

ETF Emas Resmi Diperdagangkan, Lima Manajer Investasi Ini Jadi Pengelola

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas pada Senin 10 Agustus 2026.

Peluncuran tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Pasar Modal Indonesia. Sedikitnya lima Manajer Investasi (MI) ikut serta dalam peluncuran ETF emas tersebut.

Kelima MI tersebut antara lain PT Trimegah Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Syailendra Capital, dan PT Indo Premier Investment Management.


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari mengatakan, kehadiran ETF emas memberikan alternatif investasi yang lebih praktis dan likuid karena dapat diperdagangkan di BEI.

Menurutnya, instrumen tersebut juga dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi, sekaligus menjadi pilihan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.

"ETF emas ini menawarkan kepraktisan dan juga likuid karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, perluasan pasar, investasi inklusif sesuai prinsip syariah," kata perempuan yang akrab disapa Kiki di Gedung BEI, Jakarta.

Selain itu, emas dinilai memiliki karakter sebagai aset safe haven yang dapat menjadi pelindung ketika terjadi volatilitas di pasar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan ETF emas yang diluncurkan telah memperoleh kesesuaian dengan prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

Dengan demikian, ETF emas, sambungnya, dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi pada emas tanpa harus memiliki emas secara fisik.

"Ini bisa menjadi alternatif utama terutama buat ibu-ibu Pak Menko karena ibu-ibu itu suka emas, ya, baik emas-emas yang bisa dipegang, emas-emas yang bisa digandeng maupun hari ini emas-emas yang tercatat di Bursa ETF Indonesia," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya