Berita

Launching jersey dan pelepasan 23 pemain Banteng Jakarta FC di DPD PDIP DKI Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu 8 Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

Sepak Bola

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 19:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melepas skuad Banteng Jakarta FC untuk berlaga di ajang turnamen sepak bola nasional pemuda, Soekarno Cup 2026, yang akan diselenggarakan di tiga wilayah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, pada 10-24 Agustus 2026.

Proses pembentukan skuad U-17 tersebut turut melibatkan Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. 

Manager Banteng Jakarta FC, Adiyoga Nusyirwan mengatakan, pembentukan skuad kali ini dilakukan lebih serius karena tim memiliki pengalaman kurang baik pada periode sebelumnya.


"Kali ini kami berjuang dengan waktu yang tiga bulan dan tentunya juga dengan dukungan dari PPOP," kata Adiyoga saat launching jersey dan pelepasan 23 pemain Banteng Jakarta FC di DPD PDIP DKI Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu 8 Agustus 2026.

Untuk memperkuat proses pembinaan, Banteng Jakarta FC menunjuk Agus Suprianto sebagai pelatih kepala. Agus merupakan mantan pemain Persija yang pernah memperkuat klub tersebut pada 2001, dan menjadi bagian dari tim yang meraih trofi di Gelora Bung Karno.

Banteng Jakarta FC yang membawa nama DKI Jakarta tergabung di Grup D bersama Jawa Tengah, Papua, dan Jambi.

Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan, Banteng Jakarta FC mengincar gelar juara Soekarno Cup 2026 demi membuka peluang Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut pada tahun berikutnya.

Pantas mengatakan, status tuan rumah pada perhelatan selanjutnya memang akan diberikan kepada tim yang berhasil menjadi juara Soekarno Cup tahun ini.

"Target umumnya ya setiap kesebelasan pasti ingin tampil menjadi juara," kata Pantas.

Sementara itu Bendahara Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Yuke Yurike mengatakan, ajang ini tak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi sepak bola antarpemain muda.

Kata dia, Panitia Nasional juga menyisipkan edukasi sejarah dengan mengenalkan sosok Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, kepada para peserta melalui konsep tematik selama turnamen berlangsung.

"Jadi kan orang cuma tahu nama-nama doang. Jadi di saat itu di tempat bola itu, nanti ada cerita seperti Bung Karno, sejarah Bung Karno," kata Yuke.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya