Berita

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya beserta Pemprov DKI Jakarta dan elemen masyarakat menggelar Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Agustus 2026 (Foto: Dok Polda Metro Jaya)

Presisi

Polda Metro-Kodam Jaya Satukan Elemen Masyarakat untuk Jaga Jakarta

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah elemen masyarakat menggelar Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Apel tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, buruh, hingga komunitas ojek online (ojol). Kegiatan digelar untuk memperkuat persatuan serta menjaga Jakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan apel tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum deklarasi dukungan Jaga Jakarta sebagai bentuk komitmen masyarakat menjaga persatuan dan ketertiban.


“Kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya sekadar seremonial, termasuk ada kegiatan deklarasi dukungan Jaga Jakarta dalam bentuk komitmen elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan kondusifitas Jakarta,” kata Budi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Dedy Suryadi juga berbaur dengan masyarakat untuk mendengarkan masukan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas Jakarta.

“Pernyataan kebangsaan oleh Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya menegaskan semangat persatuan serta sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan Jakarta. Kodam Jaya bersama Polda Metro Jaya memperkuat sinergitas, soliditas, dan koordinasi, didukung Pemerintah Provinsi DKI dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Budi.

Selain apel kebangsaan, kegiatan juga diisi bakti kesehatan berupa pemeriksaan mata, gigi, kesehatan umum, hingga laboratorium gratis. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan bakti sosial bagi masyarakat.

“Harapan kita bersama untuk tetap Indonesia aman, damai, seluruh kegiatan aktivitas masyarakat, ibadah, sekolah, perekonomian berjalan dengan baik,” kata Budi.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya