Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Teknologi Unjuk Gigi, Bursa Eropa Tutup Pekan di Zona Hijau

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menutup perdagangan pekan ini dengan tren positif. Sentimen optimisme pasar global yang dipicu oleh pemulihan sektor teknologi dan industri di Wall Street, serta rilis laporan keuangan perusahaan yang solid, sukses mendorong sejumlah indeks utama Eropa mengukir rekor tertinggi baru.

Pada penutupan perdagangan Jumat 7 Agustus 2026 waktu setempat, Indeks pan-Eropa Euro STOXX 50 menguat 0,4 persen ke level 6.530, sementara STOXX Eropa 600 naik 0,4 persen menjadi 661. Sektor teknologi dan infrastruktur AI menjadi motor penggerak utama dalam dua sesi terakhir. 

Saham produsen perangkat lunak asal Jerman, SAP, melonjak 4,1 persen, diikuti kenaikan signifikan dari pembuat semikonduktor Infineon Technologies (2,9 persen hingga 3 persen) dan STMicroelectronics (3,1 persen hingga 3,2 persen). Sektor farmasi Eropa juga mencatatkan penutupan pekan yang kuat melalui kenaikan saham Sanofi (1,3 persen) dan Argenx (1,3 persen).


Di Jerman, indeks DAX 40 melesat 0,7 persen ke rekor 26.355, mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 2,8 persen. Penguatan ini didukung oleh data produksi industri dan ekspor Jerman yang melampaui perkiraan. Selain lonjakan saham teknologi dan industri seperti Siemens dan Scout24, saham BMW serta Deutsche Borse turut menguat hingga 3,6 persen. 

Di Prancis, CAC 40, turut menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.715 setelah menguat 0,2 persen. Performa ini didukung oleh membaiknya neraca perdagangan Prancis, di mana defisit Juni menyusut menjadi 5,8 miliar Euro seiring lonjakan ekspor sebesar 2,6 persen. Saham sektor manufaktur melonjak. Namun, sektor barang mewah mengalami tekanan; saham LVMH, Kering, dan L'Oréal terkoreksi akibat kekhawatiran ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 

Di sisi lain, tingkat pengangguran Prancis dilaporkan naik menjadi 8,3 persen pada kuartal kedua.

Di Italia, indeks FTSE MIB relatif stagnan di level 53.717 namun tetap bertahan di titik tertingginya pekan ini. Sektor perbankan mewarnai dinamika pasar di tengah wacana konsolidasi industri. 

Sementara itu di Inggris, FTSE 100 bergerak terbatas sebelum ditutup naik tipis. Investor cenderung berhati-hati menanti kepastian terkait dinamika jalur perdagangan Selat Hormuz. Emiten penambang emas dan logam mulia seperti Fresnillo memimpin kenaikan. Sebaliknya, emiten energi seperti Shell dan BP tertekan akibat volatilitas harga minyak.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya