Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Mensesneg Bongkar Nasib Utang Whoosh: Pak Purbaya yang Ngatur!

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 01:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan penanganan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal itu disampaikan Prasetyo usai menghadiri rapat koordinasi bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan Dewan Pengawas BPI Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, pembahasan mengenai PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjadi salah satu agenda dalam pertemuan tersebut.


Ia menegaskan, beban restrukturisasi utang KCIC nantinya tidak akan ditanggung Danantara.

"Enggak (Danantara), yang akan menanggung adalah dari Kementerian Keuangan," kata Pras.

Namun demikian ia belum mengungkapkan sumber pembiayaan restrukturisasi. Menurutnya, seluruh mekanisme akan ditetapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Ya skemanya nanti Pak Purbaya yang ngatur," tuturnya.

Sebelumnya, Purbaya memastikan proses pengambilalihan kepemilikan saham badan usaha milik negara (BUMN) di KCIC tidak akan menjadi beban APBN. 

Pengambilalihan itu akan dilakukan melalui dua Special Mission Vehicle (SMV) milik Kementerian Keuangan, bukan langsung melalui kas negara.

"Nanti akan kita pakai tangan SMV fiskal kita untuk mengelola itu. Kita kan punya banyak juga, ada SMI, ada yang lain-lain. Jadi enggak langsung jadi tanggung jawab APBN. Jadi walaupun dikelola oleh pemerintah, tidak akan membebani APBN," ujar Purbaya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya