Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Tembus 4.250 Dolar AS, Perak Ikut Melonjak

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam mulia global menguat tajam pada akhir perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, dengan emas mencatat lonjakan terbesar sejak Februari. Kenaikan didorong pelemahan Dolar AS, penurunan imbal hasil US Treasury, serta meningkatnya harapan konflik Amerika Serikat dan Iran menuju penyelesaian.

Harga emas spot melonjak 4,4 persen menjadi 4.253,36 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh 4.264,93 Dolar AS, level tertinggi sejak 18 Juni. Emas juga kembali menembus rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar 4.160 Dolar AS per ons. 

Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 3,7 persen menjadi 4.305,20 Dolar AS per ons.


Pelemahan Dolar AS yang berada di dekat level terendah enam pekan terhadap mata uang utama membuat emas lebih murah bagi pembeli di luar AS. Di sisi lain, imbal hasil US Treasury 10 tahun bertahan di level terendah sepekan sehingga mengurangi biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Pergerakan positif juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak spot naik 4,4 persen menjadi 62,11 Dolar AS per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak 6 Juli. Platinum menguat 0,2 persen menjadi 1.740,04 Dolar AS per ons, sedangkan paladium naik 1,5 persen menjadi 1.373,24 Dolar AS per ons.

Meski menguat tajam, harga emas masih sekitar 24 persen di bawah rekor tertinggi 5.594,82 Dolar AS per ons yang dicapai pada Januari. Tekanan sebelumnya dipicu perubahan ekspektasi suku bunga AS dan penurunan permintaan investasi emas.

Prospek logam mulia selanjutnya masih bergantung pada arah suku bunga AS. Investor akan mencermati peluang pemangkasan suku bunga yang dapat kembali mendorong aliran dana ke emas dan ETF berbasis emas. 

Sementara itu, pasar platinum diperkirakan masih mengalami defisit pasokan sepanjang 2026, sedangkan paladium berpotensi beralih ke surplus. \

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya