Berita

Pengamat politik Rocky Gerung di Podcast Hendri Satrio Official. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Rocky Gerung Soroti Keadilan Sosial di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Nasional

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian nasional kembali mencuat setelah sejumlah ekonom menilai ekonomi Indonesia tengah menghadapi tekanan. 

Bahkan, muncul prediksi nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga menyentuh kisaran Rp20.000 sampai Rp25.000 per dolar Amerika Serikat apabila berbagai tantangan tidak segera diatasi.

Pengamat politik Rocky Gerung menilai persoalan ekonomi tidak semata-mata dapat dijelaskan melalui indikator makroekonomi. Menurutnya, fondasi utama yang menentukan arah perekonomian Indonesia justru terletak pada terwujudnya keadilan sosial.


"Variabel utama dari ekonomi Indonesia itu adalah keadilan sosial," kata Rocky saat menjadi narasumber di Podcast Hendri Satrio Official, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menilai tujuan utama ilmu ekonomi adalah menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, seorang pemimpin dituntut mampu membangun harapan melalui kebijakan ekonomi yang benar-benar membawa perbaikan.

"Pertanyaannya, bagaimana ilmu ekonomi bisa menghasilkan kebaikan dalam kehidupan ekonomi? Itu sebenarnya tidak perlu teori yang rumit. Moral dari ekonomi menuntut seorang pemimpin menghasilkan harapan bagi perbaikan ekonomi," ujarnya.

Rocky berpandangan, apabila kondisi ekonomi tidak kunjung membaik, persoalannya tidak selalu terletak pada kebijakan yang dirumuskan. Menurutnya, masalah bisa muncul karena keputusan diambil tanpa mempertimbangkan seluruh variabel yang relevan.

"Kalau perbaikan ekonomi itu tidak terlaksana, bukan berarti kebijakannya yang salah, tetapi keputusan diambil tanpa variabel yang lengkap," katanya.

Ia juga menyinggung sejumlah program pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurut Rocky, kedua program tersebut memiliki landasan ide yang baik karena sejalan dengan amanat konstitusi.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh konsep, melainkan juga oleh kualitas pelaksana yang menjalankannya.

"MBG maupun Koperasi itu bagus sebagai ide karena merupakan perintah konstitusi. Tetapi mengangkat orang untuk menyelenggarakan sesuatu yang ideologis itu susah," pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya