Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Wabah Cyclosporiasis di AS Renggut Dua Nyawa, Lebih dari 18 Ribu Terinfeksi

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wabah cyclo­sporiasis yang melanda Amerika Serikat mulai memakan korban jiwa. 

Dua warga negara bagian Michigan dilaporkan meninggal dunia dalam kasus yang berkaitan dengan infeksi parasit tersebut, sementara jumlah kasus secara nasional telah menembus 18 ribu dan masih terus bertambah.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan (MDHHS) mencatat hingga 30 Juli terdapat 11.234 kasus cyclosporiasis di negara bagian itu, dengan 193 pasien menjalani perawatan di rumah sakit. 


Kedua korban yang meninggal diketahui memiliki penyakit bawaan yang diperburuk oleh infeksi usus dan dehidrasi akibat diare berkepanjangan. 

Meski demikian, otoritas tidak mengungkap identitas maupun rincian kondisi kedua pasien.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menegaskan bahwa penyakit akibat parasit Cyclospora cayetanensis umumnya tidak mengancam nyawa. Namun, risiko meningkat pada kelompok rentan yang mengalami dehidrasi berat. 

"Penyakit ini umumnya tidak mengancam jiwa, tetapi dehidrasi parah yang disebabkan oleh diare berkepanjangan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada pasien yang rentan," demikian penjelasan CDC.

Di saat bersamaan, CDC bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) masih menyelidiki sejumlah klaster wabah yang diduga berkaitan dengan produk selada iceberg. 

Pada 17 Juli lalu, Taylor Farms de Mexico menarik seluruh produk selada iceberg yang berasal dari Meksiko bagian tengah, termasuk produk bermerek Marketside yang dijual di jaringan Walmart. Produk tersebut telah didistribusikan ke konsumen, restoran, dan peritel di sedikitnya 27 negara bagian.

Secara nasional, CDC menyebut telah mengetahui lebih dari 18 ribu kasus terkonfirmasi maupun dugaan cyclosporiasis sepanjang musim ini, meski sebagian masih menunggu konfirmasi laboratorium. 

Dari penyelidikan khusus terhadap wabah yang dikaitkan dengan selada iceberg, sejauh ini tercatat 1.947 kasus terkonfirmasi di sembilan negara bagian, termasuk 98 pasien yang dirawat di rumah sakit.

Cyclosporiasis merupakan infeksi usus yang ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi parasit. Gejalanya meliputi diare berair, kelelahan, hilang nafsu makan, penurunan berat badan, kram perut, mual, hingga perut kembung. 

Tanpa pengobatan, gejala dapat berlangsung selama berminggu-minggu dan memicu dehidrasi berat yang berpotensi membahayakan penderita dengan kondisi kesehatan tertentu.

Otoritas kesehatan AS mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi produk selada yang telah ditarik dari peredaran, menjaga kebersihan tangan dan bahan pangan, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala. 

Warga yang dihubungi dinas kesehatan juga diminta bersedia mengikuti wawancara terkait makanan yang dikonsumsi sebelum jatuh sakit guna membantu melacak sumber kontaminasi dan mencegah penyebaran wabah lebih lanjut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya