Berita

Dialog Publik tentang Love Scamming di Jakarta (Foto: Istimewa)

Nusantara

548.093 Kasus Love Scamming, Korban Terus Berjatuhan

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 11:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kejahatan love scamming berbasis digital semakin mengkhawatirkan. Hingga 9 April, tercatat 548.093 kasus, dengan korban yang berasal dari berbagai latar belakang dan usia. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Kepolisian RI (Polri) yang mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam modus penipuan berkedok hubungan asmara di dunia digital. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Eddizon Izir S.I.K., M.T.C.P dalam sambutan tertulis yang dibacakan Karopennas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudho Wisnu Andiko, S.I.K, M.Ikom pada Dialog Publik tentang Love Scamming di Jakarta, Selasa pagi, 4 Agustus 2026,  menyebut hingga 9 April tercatat 548.093 kasus love scamming.


"Ini sudah alarm bagi Polri," tegas Trunoyudo.

Kasubdit I Dirtipid PPO PPA Bareskrim Polri Kombespol Sinta S.I.K. mengatakan, korban yang melaporkan kasus love scamming umumnya bukan baru pertama kali menjadi korban. Sebagian bahkan telah mengalami kejadian serupa berulang kali.

Menurut Sinta, penanganan kasus ini membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Polri tidak dapat secara langsung melakukan take down terhadap akun pelaku karena kewenangan tersebut berada di Komdigi.

"Jadi Polri tidak bisa sendirian harus berkolaborasi dengan stake holder terkait," tutur Sinta.

Perwakilan Komnas Perempuan Robi Kurniawan, S.H., M.A. mengatakan, jumlah pelapor kekerasan berbasis gender online kini telah menyamai korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun," terang Robi.

Menurut Robi, *love scamming* umumnya terjadi dalam relasi personal. Pelaku biasanya merupakan orang yang telah dikenal korban, seperti pacar, mantan pacar, atau mantan suami/istri.

Sementara itu, psikolog Dra. A. Kasandra Putranto menegaskan, *love scamming* dapat menimpa siapa saja, tanpa memandang usia, status hubungan, maupun latar belakang pendidikan dan ekonomi.

"Mereka itu orang-orang yang 'bucin', haus kasih sayang," terang Kasandra.

Ironisnya, banyak korban memilih bungkam meski mengalami kerugian besar. Kasandra menyebut ada korban yang kehilangan uang hingga Rp3 miliar.

Karena itu, Sinta, Robi, dan Kasandra mendorong para korban untuk berani speak up dan melaporkan pengalaman yang mereka alami. Keberanian korban untuk melapor dinilai dapat membantu aparat penegak hukum mengungkap serta menindak pelaku love scamming.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya