Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Ketua DPR: Tragedi KM Mutiara Sentosa II Bukti Keselamatan Transportasi Laut Masih Minim

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, kembali memunculkan sorotan terhadap lemahnya aspek keselamatan transportasi laut di Indonesia. 

Insiden yang menewaskan lima penumpang itu dinilai harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.

"Dukacita mendalam kami sampaikan kepada seluruh korban kecelakaan KM Mutiara Sentosa II. Insiden ini harus menjadi pengingat bahwa ternyata faktor keamanan transportasi laut di Indonesia masih minim," kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam keterangan resminya, Selasa, 4 Agustus 2026.


Menurutnya, banyaknya kecelakaan kapal sejak awal tahun menunjukkan masih adanya persoalan serius dalam tata kelola keselamatan pelayaran nasional. Karena itu, evaluasi tidak boleh berhenti pada penanganan insiden semata.

"Ini menjadi PR buat kita bersama, bahwa banyaknya kecelakaan kapal laut sejak awal tahun saja menunjukkan masih ada persoalan serius dalam dunia transportasi laut Indonesia," tegasnya.

Puan juga menyoroti persoalan manifes penumpang yang kembali muncul dalam insiden KM Mutiara Sentosa II. Ia menilai masalah tersebut merupakan persoalan berulang yang harus segera dibenahi.

"Persoalan manifes kapal yang berbeda dengan penumpang yang ada di lapangan menjadi persoalan yang terus menerus kita temukan. Harus ada evaluasi mendalam mengenai persoalan ini," ujarnya.

Selain itu, ia meminta pemerintah menjadikan keselamatan penumpang sebagai indikator utama dalam evaluasi penyelenggaraan transportasi laut, termasuk menetapkan target nasional untuk menurunkan angka kecelakaan kapal.

"Keselamatan harus menjadi ukuran kinerja yang setara dengan konektivitas," kata Puan.

KM Mutiara Sentosa II terbakar saat berlayar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu, 2 Agustus 2026 dalam rute Surabaya-Makassar. 

Insiden tersebut menewaskan lima orang, memicu kepanikan hingga banyak penumpang melompat ke laut, serta menyebabkan kerusakan total pada muatan kendaraan di dek kapal. Hingga kini, tim SAR masih melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang, sementara pemerintah terus memvalidasi data penumpang menyusul adanya perbedaan antara manifes dan temuan di lapangan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya