Berita

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil 2026 sekaligus Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

Kinerja Ditjen Dukcapil Tahun 2025 Lampaui Target

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 21:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemanfaatan data kependudukan berbasis digital terus menunjukkan tren peningkatan tajam. Hingga 31 Desember 2025, tercatat ada 2.283 lembaga pengguna aktif, melampaui target nasional yang dipatok 1.300 lembaga.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.218 lembaga pusat dan 1.065 lembaga daerah dengan total akses mencapai 2,57 miliar hits. Secara akumulatif, sebanyak 7.419 lembaga telah memanfaatkan layanan data kependudukan dengan total akses menyentuh 18,94 miliar hits.

Demikian antara lain disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 sekaligus Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.


Teguh mengurai, perekaman KTP elektronik (KTP-el) di bidang pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) telah menembus 97,47 persen atau 206,46 juta jiwa dari total wajib KTP-el sebanyak 211,82 juta jiwa. Angka ini naik sekitar 2,48 juta jiwa dibanding tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, cakupan kepemilikan dokumen kependudukan lainnya juga mencatatkan angka tinggi. Rinciannya, Akta Kelahiran (anak 0–4 tahun) 96,02 persen, Kartu Identitas Anak (KIA) 47,28 juta anak, Akta Perkawinan 90,30 juta dokumen, Akta Perceraian 3,33 juta dokumen, dan Akta Kematian 100 persen cakupan dari penduduk yang dilaporkan meninggal dunia.

Dari sisi transformasi digital, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melesat hingga 17,56 juta aktivasi (8,29 persen dari wajib KTP-el), bertambah lebih dari 4,25 juta aktivasi dibanding tahun lalu.

"Untuk mendukung tingginya lalu lintas pemanfaatan data, Ditjen Dukcapil terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi, penambahan kapasitas data center, server biometrik, hingga penguatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat," kata Teguh.

Penguatan juga menyasar aspek keamanan informasi melalui replikasi perangkat keras SIAK Terpusat, peningkatan keamanan domain, penyediaan sistem manajemen akses, serta sertifikasi ISO 27001:2022 bagi seluruh Dinas Dukcapil di Indonesia.

Melalui Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), layanan jemput bola, tanggap bencana, dan inklusi disabilitas sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026 berhasil menerbitkan lebih dari 852 ribu dokumen adminduk. Layanan bagi WNI di luar negeri juga menjangkau ribuan pemohon di berbagai kantor perwakilan RI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya