Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 21:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan enam surat perintah penghentian penyidikan (SP3) hingga pertengahan tahun 2026. 

Penerbitan SP3 tersebut diberikan terhadap perkara yang tersangkanya meninggal dunia maupun perkara yang dimenangkan tersangka melalui praperadilan.

Awalnya, adanya enam SP3 diungkap Dewan Pengawas (Dewas) KPK saat memaparkan hasil pengawasan pelaksanaan tugas dan wewenang KPK selama Semester I 2026.


"SP3 ada enam, yang tepat waktu (disampaikan ke Dewas KPK) empat, yang tidak tepat waktu dua atau 66,7 persen," kata Anggota Dewas KPK, Benny Jozua Mamoto di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 3 Agustus 2026.

Namun dalam paparannya, Dewas tidak merinci enam perkara yang dihentikan penyidikannya maupun alasan penerbitan masing-masing SP3.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein kemudian menjelaskan, enam SP3 tersebut diterbitkan karena dua alasan, yakni tersangka meninggal dunia, dan putusan praperadilan yang dimenangkan tersangka.

Taufik menerangkan, tiga SP3 diterbitkan terhadap perkara dengan tersangka yang telah meninggal dunia, yakni Siman Bahar selaku mantan Direktur Utama PT Loco Montrado yang meninggal dunia pada 2026, Kusnadi selaku mantan Ketua DPRD Jawa Timur yang meninggal pada 2025, serta Budhi Sarwono selaku mantan Bupati Banjarnegara yang meninggal dunia pada 2024.

Sementara tiga SP3 lainnya diterbitkan setelah putusan praperadilan mengabulkan permohonan para tersangka. Mereka adalah Indra Iskandar selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR dalam perkara dugaan korupsi pengadaan rumah jabatan anggota DPR, Edward Omar Sharif Hiariej selaku mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi, serta Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi yang juga memenangkan praperadilan dalam perkara yang sama dengan Edward.

"Dua SP3 terakhir ini baru dilaporkan kepada Dewas KPK pada periode 2026," kata Taufik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya