Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Aksi Raksasa Emas-Tembaga Siang Ini: AMMN Melaju Cepat, MDKA Stabil

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan sesi siang pada 3 Agustus 2026 memperlihatkan perbedaan aktivitas yang cukup mencolok antara dua emiten tambang mineral logam, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Keduanya sama-sama bergerak di sektor pertambangan emas dan tembaga, namun aktivitas perdagangan saham AMMN terlihat jauh lebih ramai dibandingkan MDKA.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, pada pukul 14:01:20 WIB, saham AMMN bergerak pada rentang harga Rp4.190 hingga Rp4.400, dengan posisi terakhir di Rp4.100. Volume perdagangan mencapai 104.149.200 saham dengan nilai transaksi Rp446,46 miliar melalui 20.806 kali frekuensi.


Sementara itu, pada pukul 14:04:00 WIB, saham MDKA berada di level Rp2.720. Saham tersebut sempat bergerak pada rentang Rp2.710 hingga Rp2.800. Volume transaksi tercatat 8.624.100 saham dengan nilai Rp23,63 miliar melalui 2.461 kali frekuensi.

Dari sisi aktivitas perdagangan, AMMN jauh lebih unggul. Nilai transaksi saham AMMN mencapai hampir 19 kali lipat dibandingkan MDKA. Tingginya volume dan frekuensi transaksi menunjukkan likuiditas AMMN yang lebih besar pada perdagangan sesi siang.

Di sisi lain, MDKA mencatatkan aktivitas yang relatif lebih rendah dengan pergerakan harga yang masih berada dalam rentang terbatas.

Data lainnya menunjukkan nilai IHSI AMMN sebesar 251,917 dengan batas pasar 61.314.183.036 dan volume ternegosiasi 27.600 saham. Sementara MDKA mencatat IHSI 728,357, batas pasar 24.472.983.771, serta volume ternegosiasi 600 saham.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa meski sama-sama menjadi pemain besar di sektor emas dan tembaga, perhatian pelaku pasar pada perdagangan sesi siang lebih banyak tertuju kepada AMMN, yang mencatatkan likuiditas dan nilai transaksi jauh lebih besar dibandingkan MDKA.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya