Berita

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Terima Audiensi Serikat Buruh

DPR Tampung Draf Masukan RUU Ketenagakerjaan

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR membuka ruang bagi seluruh elemen buruh untuk menyampaikan aspirasi dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, usai menerima perwakilan 18 konfederasi buruh dan pekerja di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026. 

Sejumlah pimpinan serikat buruh yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban, Sekretaris Jenderal KSPSI Arif Munandar, serta Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno.


Menurut Cucun, DPR telah menerima berbagai masukan dari 18 konfederasi buruh dan pekerja. Namun, pihaknya memastikan proses penyerapan aspirasi tidak berhenti di pertemuan tersebut.

"Kita akan terus meng-accept dan mengakomodir masukan-masukan dalam rangka penyusunan draf naskah akademik untuk apa, Undang-Undang Ketenagakerjaan ini," kata Cucun.

Ia menjelaskan, pembahasan RUU Ketenagakerjaan masih berlangsung, termasuk selama masa reses. Tim Panitia Kerja (Panja) masih memiliki waktu untuk menyerap berbagai pandangan sebelum memasuki tahapan Tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin).

"Harmonisasi di Baleg ini masih panjang juga, kembali lagi ke Komisi IX dan kita akan paripurnakan menjadi usul inisiatif Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan," kata Cucun.

Dalam kesempatan itu, perwakilan konfederasi buruh juga menyerahkan satu bundel dokumen berisi usulan kepada pimpinan Panja RUU Ketenagakerjaan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR, Putih Sari.

Cucun berharap seluruh proses penyusunan regulasi tersebut benar-benar mampu menghadirkan perlindungan bagi pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha.

"Yang penting apa yang diharapkan, semua harapan para pekerja di seluruh Indonesia ini betul-betul mendapatkan kehadiran negara,” kata Legislator PKB ini.

Di sisi lain, Cucun menilai kepastian hukum bagi pelaku usaha juga menjadi kebutuhan penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.

"Ini yang diharapkan, sehingga iklim investasi di kita akan tumbuh kembang secara besar,” pungkas Cucun.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya