Berita

Rieke Diah Pitaloka (tengah). Foto: Istimewa

Politik

Rieke: Foto Jurnalistik Parlemen Jadi Warisan Sejarah Demokrasi Indonesia

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 13:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Foto jurnalistik parlemen memiliki peran penting dalam merekam perjalanan demokrasi Indonesia. 

Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menilai, karya wartawan parlemen bukan sekadar dokumentasi visual, tetapi juga menjadi bagian dari warisan sejarah yang dapat menjadi rujukan bagi generasi mendatang.

Hal itu disampaikan Rieke saat membuka Pameran Foto Jurnalistik bertema "Warna-warni Parlemen #16", sekaligus meluncurkan rangkaian Anugerah Jurnalistik Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2026.


Rieke mengenang perjalanan politiknya ketika pertama kali dilantik sebagai anggota DPR RI. Menurut dia, berbagai momentum dalam perjalanan tersebut turut diabadikan oleh wartawan parlemen dan menjadi bagian dari sejarahnya sebagai wakil rakyat.

"Selama mengemban amanah rakyat di gedung ini saya tidak pernah melangkah sendirian. Selalu ada dedikasi luar biasa dari rekan-rekan media yang tergabung dalam KWP yang mengawal setiap proses demokrasi di parlemen," ujar Rieke.

Ia menilai pers memiliki peran penting dalam memastikan suara masyarakat tetap terdengar di ruang pengambilan kebijakan. Pembahasan undang-undang, pelaksanaan fungsi pengawasan, hingga berbagai keputusan politik di DPR, kata Rieke, tidak dapat dipisahkan dari kerja jurnalistik yang menyampaikan informasi kepada publik.

Menurut Rieke, 100 karya foto yang dipamerkan dalam "Warna-warni Parlemen #16" tidak hanya menampilkan aktivitas anggota DPR, tetapi juga merekam dinamika, perdebatan, perjuangan, serta berbagai momentum penting di parlemen.

"Karya-karya itu sedang merajut memori kolektif perjuangan bangsa. Setiap jepretan lensa bukan sekadar rekaman visual, tetapi menyimpan cerita tentang kerja keras, perdebatan, hingga pengabdian untuk rakyat," katanya.

Legislator PDI Perjuangan itu juga menyinggung pengalamannya sebagai bagian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang membuatnya semakin memahami pentingnya dokumentasi sebagai bagian dari sejarah bangsa.

Menurut Rieke, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan keterbukaan informasi dan pengawasan publik. Karena itu, sinergi antara parlemen dan insan pers perlu terus diperkuat agar proses demokrasi berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Rieke juga meluncurkan Anugerah Jurnalistik KWP 2026 dengan tema "DPR di Panggung Dunia".

Tema tersebut, kata dia, mencerminkan harapan agar kerja parlemen di bidang legislasi, pengawasan, anggaran, hingga diplomasi internasional tidak hanya diketahui masyarakat Indonesia, tetapi juga mendapat perhatian dunia.

"Melalui tulisan, analisis mendalam, dan karya foto jurnalistik, dunia dapat melihat bagaimana demokrasi Indonesia tumbuh semakin matang dan bermartabat," ujarnya.

Rieke menegaskan, karya jurnalistik wartawan parlemen akan menjadi jendela sejarah bagi generasi mendatang untuk memahami perjalanan demokrasi Indonesia. Ia pun mengajak para jurnalis parlemen menjaga independensi dan integritas dalam mendokumentasikan setiap peristiwa penting di DPR.

"Dengan memohon rahmat dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, Pameran Foto Jurnalistik Warna-warni Parlemen #16 sekaligus rangkaian Anugerah Jurnalistik KWP 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka," kata Rieke.

Rieke juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan parlemen yang selama ini konsisten mengabadikan berbagai dinamika di Gedung DPR.

"Perjuangan selembar foto mungkin akan memudar dimakan usia, tetapi memori perjuangan yang kita bangun bersama akan tetap abadi mengawal langkah bangsa menuju Indonesia Emas. Teruslah membidik dengan hati dan terus berkarya," tutupnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya