Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Minta Publik Tak Berspekulasi Soal Pagar Tinggi di Mal

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan yang memicu spekulasi di media sosial agar dikaitkan dengan rencana aksi unjuk rasa pada Agustus 2026 diminta tidak disikapi secara gegabah. 

Masyarakat diimbau menunggu informasi yang terverifikasi dan tidak membangun asumsi yang belum memiliki dasar resmi.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan setiap informasi yang beredar perlu dipastikan kebenarannya sebelum dipercaya maupun disebarluaskan. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari aparat keamanan, hingga kini belum ada laporan mengenai peningkatan ancaman keamanan nasional.


"Setiap dugaan sebaiknya disikapi secara proporsional dan berlandaskan fakta. Bukan spekulasi yang justru dapat memicu kekhawatiran yang tidak berdasar," ujar Dave, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut politikus Partai Golkar itu, penyebaran informasi yang belum terverifikasi justru berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, ruang publik perlu dijaga dari berbagai spekulasi yang tidak memiliki dasar yang jelas.

Dave menjelaskan pemasangan pagar pengaman merupakan kewenangan masing-masing pengelola gedung sebagai bagian dari prosedur operasional dan penilaian risiko internal. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan kondisi keamanan nasional.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dave mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketenangan dan persatuan.

"Stabilitas nasional merupakan tanggung jawab bersama. Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila seluruh pihak mengedepankan informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Sorotan terhadap pemasangan pagar tinggi sebelumnya juga datang dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia menilai pagar yang dipasang terlalu tinggi dapat mengurangi kenyamanan ruang publik dan memberi kesan seolah-olah Jakarta sedang tidak aman. 

Setelah mendapat perhatian tersebut, pagar tinggi di salah satu pusat perbelanjaan, Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, akhirnya dibongkar.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya