Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul (Foto: Kantor Pemerintah Thailand)
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026.
Lawatan tersebut menandai kunjungan resmi pertama seorang PM Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir.
Selama berada di Jakarta, Anutin akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.
Juru Bicara Pemerintah Thailand, Rachada Dhnadirek, mengatakan pemerintah Bangkok ingin memanfaatkan pertemuan tingkat pemimpin untuk mendorong realisasi berbagai proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara.
"Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkuat persahabatan antara kedua pemimpin, tetapi juga tentang mengubah hubungan baik menjadi peluang untuk perdagangan, investasi, dan peningkatan pendapatan," ungkapnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.
Menurutnya, hubungan yang semakin erat akan membuka akses lebih luas bagi produk dan jasa Thailand ke pasar Indonesia, memperkuat rantai pasok kawasan, serta mendorong investasi dua arah.
"Pemerintah ingin kebijakan luar negeri memperkuat perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata," kata Rachada.
Selain membahas hubungan bilateral, Anutin dan Prabowo juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai penguatan persatuan ASEAN di tengah perubahan ekonomi global, ancaman kejahatan lintas negara, serta dinamika geopolitik.
Kedua pemimpin juga akan mendiskusikan kerja sama di bidang konektivitas kawasan, ketahanan pangan, energi, pembangunan berkelanjutan, serta upaya menjaga Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang damai, stabil, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.
Pada hari kedua kunjungannya, Anutin akan menghadiri forum bisnis yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia.
Forum tersebut ditujukan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara guna membuka peluang perdagangan dan investasi baru, sebelum Anutin melanjutkan agenda ke Sekretariat ASEAN untuk bertemu Sekretaris Jenderal ASEAN.
Di Sekretariat ASEAN, Anutin akan menyampaikan pidato kebijakan luar negeri mengenai visi Thailand membangun ASEAN yang bersatu, tangguh secara ekonomi, berorientasi pada masyarakat, serta mampu mewujudkan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan.
Pidato itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan Thailand menjelang kepemimpinannya sebagai Ketua ASEAN pada 2028.