Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Sepak Bola

UEFA Resmi Boikot Seluruh Kompetisi FIFA, Termasuk Piala Dunia

JUMAT, 31 JULI 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

UEFA resmi memutuskan akan memboikot seluruh kompetisi yang berada di bawah naungan FIFA, termasuk Piala Dunia putra dan putri. 

Keputusan tersebut diambil dalam rapat darurat yang diikuti 55 asosiasi anggota UEFA sebagai bentuk penolakan terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menjual sebagian kepemilikan bisnis Piala Dunia kepada kelompok investasi swasta.

UEFA menilai Piala Dunia tidak boleh menjadi aset yang diperjualbelikan. Karena itu, negara-negara besar Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, hingga juara dunia Spanyol menyatakan tidak akan mengikuti seluruh kompetisi FIFA selama rencana tersebut belum dibatalkan.


"UEFA dan seluruh asosiasi anggotanya tidak akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA," kata UEFA di situs resminya, dikutip Jumat 30 Juli 2026.

"Ada hal-hal yang terlalu penting untuk dijual. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola. Selalu demikian. Selama Eropa masih memiliki suara, Piala Dunia tidak akan pernah dijual," lanjutnya.

Selain menolak rencana penjualan, UEFA menilai FIFA gagal melibatkan para konfederasi dalam proses pengambilan keputusan. Organisasi sepak bola Eropa itu menyebut minimnya konsultasi sebagai kegagalan kepemimpinan FIFA.

"Ini bukan sekadar kegagalan kepemimpinan yang serius, tetapi juga pengabaian tanggung jawab FIFA sebagai penjaga sepak bola dunia," ujarnya.

Penolakan terhadap proposal FIFA juga datang dari Concacaf. Organisasi yang menaungi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu menyatakan keberatan atas proses yang dinilai tidak transparan, tenggat waktu yang terlalu singkat, serta belum adanya pembahasan melalui mekanisme tata kelola FIFA.

Sebelumnya, Infantino mengusulkan penjualan sebagian saham FIFA Forward Enterprises (FFE). Skema tersebut diperkirakan dapat menghasilkan dana sekitar US$20 miliar, dengan investor memperoleh pengaruh terhadap hak komersial dan penyiaran Piala Dunia di masa depan.

Jika usulan itu disetujui mayoritas anggota FIFA sebelum batas waktu 19 September, setiap dari 211 asosiasi anggota FIFA diproyeksikan menerima pendanaan lebih dari US$80 juta hingga 2037.

Penolakan juga mulai muncul dari Asia. Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, memperingatkan bahwa langkah sepihak FIFA dapat melemahkan fondasi sepak bola kontinental. Ia menegaskan bahwa inisiatif sebesar ini tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh konfederasi dunia.

Dengan sikap tegas UEFA, Concacaf, dan kritik dari Asia, tekanan terhadap kepemimpinan Infantino semakin besar. Jika kebuntuan ini berlanjut, Piala Dunia mendatang berpotensi kehilangan sejumlah negara sepak bola terbesar di dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya