Berita

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Dody Hanggodo Bawa Pelayanan Publik Kementerian PU Raih Skor 89,76

KAMIS, 30 JULI 2026 | 20:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dipimpin Dody Hanggodo, berkategori sangat baik. Tepatnya, mencatatkan skor 89,76.

"Skor IKM Kementerian PU menunjukkan hasil positif dalam 5 tahun terakhir. Tahun lalu, kategorinya sangat baik," kata Staf Ahli Menteri Hubungan Antarlembaga Kementerian PU Triono Junoasmono di Jakarta, dikutip Kamis 30 Juli 2026.

Pada 2021, kata Triono, IKM Kementerian PU mencapai 78,25. Selanjutnya naik menjadi 83,59 pada 2022. Setahun kemudian melejit ke level 86,18. Pada 2024 naik lagi menjadi 88,22, dan mencapai 89,76 pada 2025.


Cakupan responden dari survei IKM pelayanan publik ini, mencapai 635 yang disusun representatif terhadap 50 UPT/Balai dari 5 unit organisasi. Yakni, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Bina Konstruksi, dan Badan Pengembangan SDM.

Sedangkan periode survei kuesioner dilakukan sejak 15 September 2025 hingga 5 Oktober 2025, dihitung menggunakan formula Krejcie and Morgan.

Lanjut Triono, dari hasil survei juga ditemukan terdapat tiga unsur terbaik yang diraih Kementerian PU, yakni prosedur pelayanan publik, kompetensi petugas dan persyaratan pelayanan.

Namun demikian, terdapat juga tiga unsur yang perlu ditingkatkan yaitu produk pelayanan, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan.

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sepanjang 2025, kata Triono, menghasilkan gambaran objektif atas kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PU.

Sementara Forum Konsultasi Publik (FKP) diselenggarakan sebagai ruang dialog dua arah antara Kementerian PU dan para pemangku kepentingan pelayanan publik terpadu. 

"Tujuannya adalah untuk menginformasikan temuan survei sekaligus menyaring masukan langsung dari pengguna layanan," katanya.

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik dari Trisakti, Trubus Rahardiansyah mendorong Kementerian PU untuk tidak cepat berpuas atas capaian tersebut. Ke depan, perlu ditingkatkan atau minimal dipertahankan.

Ke depan, Trubus mendorong Menteri Dody memperketat pengawasan internal, serta menciptakan tata kelola yang clear and clean di internalnya.

"Pengawasan serta tata kelola di Kementerian PU bisa semakin tertib. Jika memang (karyawan PU) tidak bisa dibina ya diganti saja. Kalau masih bisa ya dipertahankan," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya