Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

KAMIS, 30 JULI 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk bersiap menghadapi potensi konflik di Timur Tengah yang dapat berlangsung panjang, meluas, hingga semakin memburuk.

"Perang di Timur Tengah harus kita antisipasi. Kita harus siap secara mental bahwa konflik itu bisa berlangsung panjang, meluas, dan menjadi lebih buruk," tegasnya saat menghadiri acara akad massal 62 ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. 

Menurut Prabowo, kondisi dunia yang tidak menentu mengharuskan Indonesia memperkuat ketahanan nasional dengan menerapkan efisiensi dan mengurangi berbagai potensi pemborosan.


"Karena itu, kita harus kompak. Kita harus bersyukur atas semua yang kita miliki. Kita harus lebih efisien, lebih hemat, lebih teliti, dan menekan semua kebocoran. Dunia sedang berada dalam keadaan yang sangat tidak menentu," ujar Kepala Negara. 

Kendati demikian, Prabowo meyakini Indonesia memiliki daya tahan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan global. 

Kekayaan sumber daya nasional menjadi modal strategis yang harus dikelola secara optimal untuk memperkuat ketahanan bangsa.

"Namun kita bersyukur karena potensi kita sangat besar. Kita akan menghadapi kesulitan, tetapi kita memiliki banyak jalan keluar. Sumber daya kita sangat besar. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik," kata Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya