Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Laba UNVR Melesat, Kontribusi Terbesar Datang dari Divestasi Bisnis

KAMIS, 30 JULI 2026 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laba bersih PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada Semester I-2026 naik 37,77 persen secara tahunan menjadi Rp2,97 triliun. Kenaikan ini terutama ditopang oleh keuntungan satu kali (one-off gain) dari pelepasan unit bisnis non-inti, bukan dari pertumbuhan penjualan produk.

UNVR saat ini menjalankan restrukturisasi portofolio dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah pelepasan bisnis es krim senilai Rp7 triliun pada Desember 2025, yang berdampak pada penyelesaian pembayaran PPN sebesar Rp770 miliar pada Semester I-2026.

Tahap kedua terealisasi pada Maret 2026 melalui penjualan bisnis teh SariWangi kepada Grup Djarum senilai Rp1,50 triliun. Transaksi tersebut menghasilkan keuntungan bersih setelah pajak sebesar Rp870,27 miliar. Secara keseluruhan, bisnis teh menyumbang laba dari operasi yang dihentikan sebesar Rp887,86 miliar, yang berasal dari hasil operasional dua bulan pertama serta keuntungan penjualan aset. Sementara itu, tahap ketiga berupa rencana penggabungan bisnis segmen makanan dengan McCormick & Company masih dalam proses evaluasi dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2027.


Di luar kontribusi penjualan aset, kinerja operasional inti UNVR masih tumbuh terbatas. Biaya pemasaran turun tipis menjadi Rp3,67 triliun, namun beban administrasi naik 19,52 persen menjadi Rp1,67 triliun akibat biaya transformasi organisasi dan penataan ulang rantai pasok. Kondisi tersebut membuat laba usaha hanya meningkat 1,89 persen menjadi Rp2,59 triliun, sementara margin laba usaha turun menjadi 15,31 persen.

Meski demikian, laba bersih dari operasional inti masih tumbuh 10,23 persen menjadi Rp2,08 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh penurunan beban keuangan sebesar 78,22 persen serta pengelolaan kas yang lebih efisien.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya