Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

KAMIS, 30 JULI 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street dilanda aksi jual besar-besaran setelah keputusan Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga justru memicu kekhawatiran baru di kalangan investor. 

Alih-alih menenangkan pasar, sikap bank sentral AS dinilai belum cukup tegas untuk meredam tekanan inflasi yang kembali meningkat. Kondisi tersebut mendorong investor melepas aset berisiko dan beralih ke obligasi, sehingga memicu gejolak di pasar keuangan.

Pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026, waktu Amerika Serikat, tekanan jual terjadi di seluruh indeks utama. Dow Jones Industrial Average anjlok 1.153,18 poin atau 2,19 persen ke level 51.594,14, menjadi penurunan harian terbesar sejak April 2025. S&P 500 turun 1,52 persen, sedangkan Nasdaq Composite melemah 1,74 persen ke 24.442,94. Posisi Nasdaq kini juga telah terkoreksi lebih dari 10 persen dari rekor tertingginya, menandakan indeks tersebut telah memasuki wilayah koreksi.


Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga sebenarnya sudah diperkirakan pasar. Namun, tiga anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) justru memberikan suara untuk menaikkan suku bunga. Meski demikian, mayoritas anggota memilih mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5-3,75 persen.

Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bank sentral siap bertindak jika diperlukan untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Namun, pernyataan tersebut belum mampu menenangkan pasar. Investor justru mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi sebagai sinyal bahwa kebijakan moneter dinilai masih terlalu longgar.

Imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun naik sekitar 7 basis poin hingga melampaui 4,67 persen, sedangkan obligasi tenor 30 tahun melonjak sekitar 10 basis poin ke atas 5,2 persen, level tertinggi sejak 2007.

Kekhawatiran inflasi juga dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Presiden Donald Trump mengatakan AS akan memberikan respons keras terhadap Iran setelah dugaan serangan mendadak terhadap pasukan AS.

Di sektor teknologi, saham-saham semikonduktor kembali menjadi sasaran aksi jual. ETF iShares Semiconductor (SOXX) turun sekitar 5,5 persen, memperpanjang pelemahan menjadi lima hari berturut-turut. Sepanjang pekan ini, ETF tersebut telah kehilangan lebih dari 10 persen.

Tekanan di sektor chip dipicu kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan (AI) yang belum tentu menghasilkan keuntungan sesuai harapan, serta meningkatnya persaingan dari perusahaan teknologi China. Saham Micron Technology dan KLA masing-masing anjlok sekitar 10 persen, sementara AMD turun 5,5 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya