Berita

Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kanan). (Foto: Humas DPD)

Politik

LaNyalla Kunjungi PT PAL Dorong Skema 4P Wujudkan TKDN Maritim Nasional

RABU, 29 JULI 2026 | 19:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengisi reses dengan melakukan kunjungan kerja strategis ke fasilitas PT PAL Indonesia di Surabaya. 

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komite II DPD RI sebagai mitra BUMN meminta Pemerintah Pusat serius menggarap kemandirian industri pertahanan maritim, sekaligus memastikan ekosistem pembangunan kapal nasional memberikan dampak kemakmuran yang berkeadilan bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat lokal.

“PT PAL Indonesia adalah ujung tombak kedaulatan maritim kita. Tetapi, untuk menjadi Poros Maritim Dunia, kita tidak bisa lagi menggunakan paradigma pembangunan yang eksklusif. Kita harus beralih pada prinsip pembangungan inklusif, dengan memastikan keadilan ekonomi, di mana masyarakat ikut menikmati kue pembangunan industri ini,” ujar LaNyalla dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.


Ketua DPD RI ke-5 itu juga mengungkapkan, tindak lanjut dari kunjungan tersebut, dirinya akan menyampaikan masukan kepada Presiden dan jajaran Kementerian, beberapa poin yang menjadi sorotan.

Pertama, perlunya ketegasan dan konsistensi Pemerintah dalam menyerap produk dalam negeri. Agar pengadaan Alutsista oleh institusi negara (TNI AL, Bakamla, dsb) secara mutlak memprioritaskan PT PAL, guna mengamankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Kedua, secara khusus menawarkan gagasan integrasi rantai pasok industri maritim melalui model Public-Private-People Partnership (4P).

"Kemitraan strategis tidak boleh hanya berhenti pada Public-Private Partnership atau antara negara dan korporasi besar saja. Harus ada elemen 'People' di dalamnya. Melalui skema 4P. PT PAL sebagai BUMN, pemerintah, swasta, dan masyarakat, termasuk UMKM komponen kapal lokal di Jawa Timur dan tenaga kerja daerah harus berkolaborasi. Ini adalah jalan keluar untuk menciptakan pembangunan maritim yang berbasis pada kemakmuran dan keadilan sosial, bukan sekadar profitabilitas semata," tegasnya.

Lebih lanjut, kunjungan kerja ini juga menyoroti pentingnya dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang berkelanjutan untuk modernisasi fasilitas PT PAL, terutama dalam menggarap proyek strategis seperti kapal selam dan Frigate berteknologi tinggi.

Selain infrastruktur, regulasi yang dinilai masih menghambat daya saing galangan kapal nasional juga diminta untuk segera dilakukan harmonisasi. Terutama terkait insentif fiskal dan perlindungan hukum bagi industri komponen maritim domestik agar struktur biaya produksi PT PAL dapat bersaing di pasar global.

"Kita juga harus melindungi sumber daya manusia kita. Sinergi R&D antara PT PAL dan perguruan tinggi harus didanai maksimal oleh negara untuk mencegah brain drain ahli-ahli perkapalan terbaik bangsa ke luar negeri," pungkas LaNyalla. 

Dalam kunjungan tersebut, LaNyalla didampingi Staf Ahli Anggota DPD RI Sefdin Syaifudin, Ketua Umum KADIN Jatim Adik Dwi Putranto, Wakil Ketua Umum KADIN Jatim M Rizal dan Ketua Komite Tetap KADIN Jatim, Santoso Tedjo. Sedangkan Dirut PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, didampingi Direktur Pemasaran Wiyono Komodjojo, Direktur Keuangan Pramusti Indrascahyo, dan Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko PT PAL Indonesia Briljan Gazalba.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya