Berita

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Pemerintah Kerahkan 128 Ribu Tim untuk Salurkan MBG kepada Ibu Hamil dan Balita

RABU, 29 JULI 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mengerahkan 128 ribu tim pendamping keluarga untuk mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan program sekaligus mempercepat penanganan stunting dan kekurangan gizi pada kelompok rentan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan kementeriannya mendapat mandat untuk menangani distribusi MBG bagi kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.


"Berdasarkan kewenangan tata kelola MBG, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bertugas mengurus distribusi MBG khusus kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD," kata Wihaji di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut Wihaji, hingga saat ini sebanyak 128 ribu tim pendamping keluarga telah diterjunkan untuk menyalurkan program tersebut kepada kelompok sasaran.

"Per hari ini sudah ada 128.000 tim pendamping keluarga yang mendistribusikan MBG untuk kelompok tersebut," ujarnya.

Selain memperkuat distribusi, pemerintah juga menyinkronkan data penerima manfaat sebagai bagian dari pelaksanaan program. Data tersebut akan mengintegrasikan data peserta didik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, data pondok pesantren dari Kementerian Agama, serta data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang dimiliki Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

"Insyaallah sebelum tanggal 5 seluruh pendataan bisa dirapikan sehingga pelaksanaannya ke depan menjadi lebih baik," tegas Wihaji.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan daerah dengan prevalensi stunting tinggi sebagai prioritas pelaksanaan MBG, antara lain Papua, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah wilayah di Sumatera dan Jawa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan penyaluran program akan difokuskan berdasarkan tingkat kebutuhan gizi di masing-masing daerah.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan program MBG menjadi salah satu instrumen untuk mengatasi persoalan gizi nasional. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, sekitar 112 juta penduduk Indonesia berada pada empat desil terbawah dengan kondisi kekurangan gizi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya