Berita

Ruang Amal Indonesia Salurkan 16.000 Liter air bersih ke Bogor dan Sukabumi (Foto: Istimewa)

Nusantara

Ribuan Warga Bogor dan Sukabumi Akhirnya Dapat Pasokan Air

RABU, 29 JULI 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dampak El Nino berintensitas kuat yang dikenal sebagai fenomena Godzilla mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Jawa Barat. 

Menjawab kesulitan warga yang sumur dan mata airnya mengering total akibat kemarau panjang, lembaga filantropi Ruang Amal Indonesia menyalurkan sebanyak 16.000 liter air bersih ke wilayah Bogor dan Sukabumi.

Bantuan air tangki tersebut menyasar dua lokasi terdampak cukup parah, yakni Desa Bantarsari di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, serta Desa Hegarmanah di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Secara keseluruhan, aksi tanggap darurat ini telah menjangkau lebih dari 1.300 jiwa yang selama beberapa pekan terakhir kesulitan memperoleh akses air.


Proses pengiriman air dilakukan secara bertahap menggunakan armada tangki yang diarahkan langsung ke titik-titik penampungan warga lewat koordinasi bersama pemerintah desa. Air tersebut mendesak dibutuhkan masyarakat setempat untuk keperluan konsumsi, memasak, hingga sanitasi harian.

CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet, menegaskan bahwa pemenuhan akses air bersih merupakan langkah darurat yang harus segera dipenuhi ketika kekeringan melanda suatu wilayah.

"Air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi penentu kesehatan, kebersihan, dan keberlangsungan hidup masyarakat. Ketika sumber air mulai mengering akibat kemarau panjang, kehadiran bantuan air bersih menjadi bentuk ikhtiar untuk meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi," kata Slamet, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 29 Juli 2026.

Ia menambahkan bahwa aksi kemanusiaan ini tidak akan berhenti di Jawa Barat saja. Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk memetakan kebutuhan lanjutan warga, sekaligus mempersiapkan penyaluran ke daerah lain yang mengalami krisis serupa.

"Insya Allah minggu depan, kami juga akan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 25.000 liter untuk masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah," ujar Slamet.

Guna memperluas jangkauan penanganan dampak perubahan iklim ini, Ruang Amal Indonesia mengajak masyarakat dan para dermawan untuk saling memperkuat solidaritas. Sinergi antara publik, pemerintah, dan lembaga kemanusiaan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan warga di tengah ancaman kemarau panjang.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya