Berita

Co-Founder What's Up Indonesia (WIUI), Abigail Limuria. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Forum Public Pulse 28 PDIP, Abigail: Anak Muda Alami Krisis Harapan

SELASA, 28 JULI 2026 | 14:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tantangan pemuda dalam memandang politik saat ini telah bergeser. Jika pada tahun 2020 tantangan utama adalah bagaimana membangun kesadaran politik anak muda, kini kesadaran tersebut sudah terbangun dengan sangat baik.

Hal itu diungkapkan Co-Founder What's Up Indonesia (WIUI), Abigail Limuria, dalam forum perdana Millennium Public Pulse 28 yang difasilitasi oleh DPP PDI Perjuangan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026.

Abigail menuturkan, generasi muda saat ini telah memahami secara penuh bahwa kebijakan politik formal di parlemen maupun pemerintahan berdampak langsung pada urusan keseharian mereka, mulai dari stabilitas harga barang, kualitas pendidikan, ketersediaan lapangan kerja, birokrasi UMKM, hingga akses jaminan keamanan di media sosial.


Namun, tingginya kesadaran ini sayangnya tidak dibarengi dengan munculnya rasa optimisme, sehingga memicu apa yang disebutnya sebagai krisis harapan (crisis of hope). Banyak pemuda yang merasa aspirasi kritis mereka tidak didengar oleh sistem politik formal.

"Orang muda sekarang sudah tahu bahwa politik itu ada di mana-mana, tapi mereka enggak tahu saya sebagai warga sipil harus apa. Saking banyaknya keresahan, sampai banyak yang sudah seperti paralyze (lumpuh). Menurut aku kalau ditanya pulse-nya orang muda Indonesia sekarang, itu lagi krisis harapan sih," ungkap Abigail.

Ia menganalogikan kinerja pemerintahan yang baik seperti jalannya sistem transaksi perbankan. Ketika sistem berjalan dengan lancar tanpa gangguan (error), tidak akan ada nasabah yang membicarakannya. Namun, ketika sistem mengalami kegagalan, barulah ruang publik dipenuhi oleh komplain aduan.

"Ketika pemerintah itu oke, dia menghilang dari pembicaraan publik. Dan sekarang yang kita lihat, pembicaraan politik dibicarakan terus-menerus di semua kalangan. Jadi menurut aku itu indikasi yang sangat-sangat jelas," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya