Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Korea Anjlok Hampir 6 Persen

SELASA, 28 JULI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa, 28 Juli 2026. Tekanan jual terjadi di sejumlah pasar utama, dengan indeks Kospi Korea Selatan menjadi yang mengalami penurunan paling tajam di kawasan.

Indeks Kospi merosot sekitar 5,93 persen pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga melemah 3,63 persen, mencerminkan aksi jual yang meluas di pasar saham Korea Selatan.

Di Jepang, pelemahan juga terjadi meski tidak sedalam Korea Selatan. Indeks Nikkei 225 turun 0,65 persen, sedangkan Topix terkoreksi 0,63 persen. 


Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 ikut melemah 0,38 persen.

Kontrak berjangka juga mengindikasikan perdagangan yang masih dibayangi sentimen negatif. Kontrak berjangka Nikkei 225 di Chicago berada di level 63.920, sedangkan kontrak Osaka diperdagangkan di 63.910, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 64.931,19.

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 25.299, sedikit di atas posisi penutupan terakhir indeks di 25.207,18.

Pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk sementara mereda, seiring upaya para diplomat membuka ruang bagi perundingan damai. Selain itu, perhatian investor tertuju pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dijadwalkan membahas situasi Iran.

Netanyahu menegaskan tujuan utama pertemuan tersebut adalah menjaga keamanan Israel, memperkuat posisi negaranya, serta memperluas peluang terciptanya perdamaian di kawasan. Perkembangan dari perundingan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar global dalam beberapa hari ke depan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya