Berita

Pendiri SpaceX, Elon Musk/Net

Tekno

Elon Musk Janjikan Adaptasi AI The Odyssey Lewat Grok Imagine

JUMAT, 24 JULI 2026 | 14:56 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Elon Musk kembali mencuri perhatian industri hiburan global setelah mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi film adaptasi epik klasik karya Homer, The Odyssey, dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) Grok Imagine.

Pengumuman yang disampaikan secara terbuka melalui platform X ini menargetkan agar film berdurasi penuh tersebut dapat rampung sebelum penghujung tahun 2026 ini.

Langkah kontroversial tersebut diambil oleh sang pendiri SpaceX sebagai bentuk reaksi atas kesuksesan besar film blockbuster garapan sutradara kenamaan Christopher Nolan yang mengangkat kisah kepahlawanan serupa.


Sebelumnya, Musk memang kerap melontarkan kritik pedas terhadap Nolan, khususnya menyoroti keputusan pemilihan pemeran atau casting yang dinilainya tidak berpijak pada sejarah demi memenuhi standar inklusivitas perfilman modern.

Dalam pernyataan resminya, Musk mengeklaim bahwa versi buatan AI miliknya akan menyajikan narasi yang jauh lebih setia pada naskah asli Homer serta menjanjikan tingkat keakuratan historis yang tinggi.

Sebagai bentuk pembuktian awal, ia turut membagikan cuplikan video berdurasi tiga menit hasil generator Grok Imagine yang menampilkan adegan dramatis antara Odisseus dan nimfa Calypso berbalut estetika visual sinematik ala sinema klasik.

Meski demikian, gagasan ini langsung memicu perdebatan sengit dan keraguan dari para kritikus maupun sejarawan.

Sejumlah pengamat budaya menilai klaim keakuratan historis pada sebuah wiracarita yang sarat muatan mitologi, dewa-dewi Olympus, serta makhluk mitos seperti Kiklops sebagai sesuatu yang paradoks dan keliru secara mendasar.

Di tengah pro dan kontra tersebut, film *The Odyssey* versi Nolan terbukti tetap berjaya di box office global di tengah badai kritik daring.

Proyek AI ambisius dari Musk ini pun kini menjadi babak baru perseteruan antara visi kreatif sutradara manusia konvensional melawan gelombang disrupsi kecerdasan buatan yang kian mendominasi wacana publik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya