Berita

Menlu RI Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

JUMAT, 24 JULI 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan terhadap kapal-kapal komersial yang tengah melintas di perairan internasional Laut Merah. 

Sikap tegas itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui unggahan di akun X resminya pada Jumat, 24 Juli 2026. 

Indonesia menegaskan bahwa kebebasan bernavigasi merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional yang harus dihormati oleh seluruh pihak.


Serangan kelompok Houthi dinilai bertentangan dengan hukum internasional serta membahayakan keselamatan pelayaran, perdagangan internasional, dan stabilitas kawasan.

"Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang tengah berlayar di perairan internasional di Laut Merah," tegasnya. 

Kemlu RI juga mengingatkan pentingnya semua pihak menahan diri agar ketegangan di kawasan tidak semakin meningkat. 

Indonesia menilai setiap tindakan yang berpotensi memicu eskalasi hanya akan memperburuk situasi keamanan dan mengganggu jalur pelayaran internasional yang vital bagi perdagangan dunia.

Lebih lanjut, Indonesia kembali menegaskan posisi konsistennya dalam mendukung penyelesaian konflik Yaman melalui jalur politik yang damai dan inklusif. 

Pemerintah menilai solusi yang dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Yaman sendiri, dengan fasilitasi PBB merupakan jalan terbaik untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

"Terkait konflik di Yaman, Indonesia kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik melalui proses politik yang inklusif, Yemeni-led and Yemeni-owned, di bawah fasilitasi PBB, serta dengan menghormati kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Yaman," tegasnya.

Serangan terhadap kapal-kapal komersial di Laut Merah kembali menjadi sorotan setelah kelompok Houthi di Yaman meningkatkan aksinya terhadap kapal yang melintas di jalur pelayaran strategis tersebut. 

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kapal dagang dilaporkan menjadi sasaran serangan menggunakan rudal, drone, maupun kapal tanpa awak.

Situasi ini memicu kekhawatiran dunia karena Laut Merah merupakan salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk yang menghubungkan Terusan Suez dengan Samudra Hindia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya