Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemin AI)

Bisnis

Harga Logam Mulia Anjlok Dipicu Lonjakan Minyak

JUMAT, 24 JULI 2026 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia terkoreksi lebih dari 2 persen setelah sempat menyentuh level tertinggi dua pekan sejak 7 Juli 2026. 

Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah, yang membangkitkan kekhawatiran inflasi sekaligus memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Emas spot turun 2 persen menjadi 4.047,26 Dolar AS per ons dan kontrak berjangka AS pengiriman Agustus melemah 2,5 persen ke 4.050 Dolar AS per ons. 


Pelemahan juga meluas ke logam mulia lainnya, dengan perak spot anjlok 3,6 persen menjadi 57,53 Dolar AS per ons, platinum merosot 3,1 persen ke 1.593,22 Dolar AS per ons, dan paladium tergerus 2,3 persen menjadi 1.261 Dolar AS per ons.

Tekanan terhadap emas semakin memberat seiring penguatan Dolar AS sebesar 0,3 persen serta naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam setahun terakhir. Analis American Gold Exchange, Jim Wyckoff, menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak memicu lonjakan imbal hasil obligasi karena pasar meragukan peluang penurunan suku bunga di tengah potensi inflasi. Situasi ini menggerus daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Picu utama lonjakan minyak sendiri terjadi setelah Brent menembus 100 Dolar AS per barel, tertinggi sejak akhir Mei 2026, menyusul klaim serangan Houthi terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah yang mengancam pasokan global. 

Kini perhatian pasar tertuju pada rapat kebijakan The Fed pekan depan dan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh, di mana CME FedWatch Tool mencatat peluang kenaikan suku bunga September telah melonjak dari 68 persen menjadi 83 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya