Berita

Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia. (Foto: Istimewa)

Politik

Sudaryono Nahkodai BGN, Dipercaya Mampu Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk MBG

KAMIS, 23 JULI 2026 | 12:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) diyakini akan memperkuat rantai pasok pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Keyakinan tersebut didasarkan pada pengalaman Sudaryono saat menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan penyediaan bahan pangan nasional.

Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Muhammad Irvan Mahmud Asia, menilai Sudaryono merupakan figur yang memiliki kapasitas serta pemahaman kuat terhadap salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.


"Kami optimistis beliau mampu membawa BGN semakin profesional, akuntabel, dan terbuka dalam menjalankan Program MBG," kata Irvan kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Irvan, Sudaryono bukan sosok baru dalam pelaksanaan Program MBG. Sejak tahap perencanaan hingga implementasi, ia telah mengikuti perkembangan program tersebut, termasuk saat menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian yang berperan dalam memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan.

Irvan juga meyakini kepemimpinan Sudaryono di BGN akan memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas, aman dikonsumsi, dan berasal dari produksi dalam negeri.

"Mas Dar memahami bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan, tetapi juga oleh kekuatan rantai pasok pangan nasional," ujarnya.

Menurut Irvan, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Sudaryono untuk memperkuat sinergi BGN dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta para mitra pelaksana program.

"Pengalaman itu menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi BGN dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan para mitra pelaksana," tutup Irvan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya