Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Sektor Perbankan dan Energi Pimpin Reli Bursa Eropa Jelang Rapat ECB

KAMIS, 23 JULI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mayoritas bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu 23 Jli 2026, didorong oleh laporan keuangan perusahaan yang solid dan prospek bisnis yang positif. 

Kinerja emiten-emiten besar berhasil mengimbangi kekhawatiran investor terhadap lonjakan harga energi, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, serta potensi tekanan inflasi.

Indeks STOXX Europe 600 naik 0,6 persen menjadi 647, sementara Euro STOXX 50 menguat 0,5 persen ke 6.319. Penguatan terjadi secara luas di sektor perbankan, energi, industri, hingga pertahanan.


Salah satu penggerak utama pasar adalah Airbus, yang sahamnya melonjak sekitar 7 persen setelah perusahaan menaikkan target pengiriman pesawat. Optimisme Airbus turut mengangkat saham perusahaan dirgantara lainnya, termasuk MTU Aero Engines di Jerman.

Sentimen positif juga datang dari sektor perbankan. Santander naik 1,7 persen setelah membukukan kenaikan laba tahunan sebesar 17 persen, didorong pertumbuhan jumlah nasabah pasca-akuisisi bank Inggris TSB. Hasil tersebut ikut mengangkat saham perbankan Eropa lainnya, seperti BBVA, Intesa Sanpaolo, dan UniCredit, menjelang musim rilis laporan keuangan.

Di sisi lain, investor masih mencermati kenaikan harga minyak dan gas akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Ancaman baru Amerika Serikat terhadap Iran serta gangguan pengiriman di Laut Merah mendorong harga energi lebih tinggi, sehingga saham-saham migas menjadi salah satu sektor dengan kinerja terbaik.

Pergerakan positif juga tercermin di sejumlah bursa utama Eropa. Di Prancis, indeks CAC 40  naik 0,9 persen, ditopang  saham energi. Di Jerman, indeks DAX 40 menguat 0,7 persen, level tertinggi dalam dua pekan. 

Sementara itu, di Italia, indeks FTSE MIB naik 1 persen, dipimpin saham energi seperti Tenaris dan Saipem. Di Inggris, indeks FTSE 100 melonjak lebih dari 1 persen ke level tertinggi sejak awal Maret, ditopang penguatan saham perbankan, kesehatan, energi, dan pertambangan.

Pelaku pasar kini menantikan hasil rapat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB). Konsensus pasar memperkirakan ECB akan mempertahankan suku bunga acuannya, meski bank sentral diperkirakan tetap mempertahankan nada yang cenderung hawkish mengingat risiko inflasi masih tinggi akibat kenaikan harga energi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya